JawaPos.com–Barcelona akhirnya mematahkan kutukan lama di markas Getafe dengan kemenangan meyakinkan 2-0 dan hasil ini makin menguatkan posisi mereka di puncak klasemen La Liga.
Gol pembuka datang dari Fermin Lopez jelang turun minum, sebelum Marcus Rashford yang masuk sebagai pemain pengganti memastikan kemenangan di babak kedua. Tiga poin ini membuat Barcelona kini unggul 11 poin dari Real Madrid di posisi kedua, jarak yang mulai terasa nyaman, tapi belum aman.
Melansir Mundo Deportivo, usai pertandingan Fermin Lopez tampil santai tapi tetap fokus saat membahas jalannya laga. Dia mengakui bahwa pertandingan melawan Getafe memang tidak mudah.
”Getafe bertahan dengan baik, dan dalam perebutan bola itu, Pedri memberi saya umpan luar biasa, dan saya mampu mencetak gol,” ungkap Fermin Lopez.
Dia juga menegaskan bahwa tim sudah siap menghadapi tekanan khas bermain di Coliseum Alfonso Perez.
”Kami sangat menyadari apa yang akan terjadi di sini. Kami akan memiliki beberapa peluang, dan kami bermain bagus, kami bersaing, dan secara ofensif kami mencetak gol dari peluang yang kami miliki,” terang Fermin Lopez.
Baca Juga: Dony Tri Pamungkas Bawa Persija Menang di Tengah Rumor Ketertarikan Klub Luar Negeri
Selebrasi untuk Yamal
Ada momen menarik setelah gol Fermin. Dia melakukan selebrasi 304 sebagai bentuk dukungan untuk rekan setimnya, Lamine Yamal, yang sedang cedera.
”Saya mengirimkan pelukan dari sini untuknya. Dia sangat penting bagi kami, sayang sekali dia tidak bisa bermain, tetapi yang terpenting adalah dia pulih dengan baik dan siap untuk Piala Dunia,” papar Fermin Lopez.
Itu memang hanya sebuah gestur kecil, tapi punya makna besar buat solidaritas tim. Meski Barcelona kini di atas angin, Fermin memilih untuk tidak terlena. Dia sadar betul bahwa musim belum selesai.
”Kami tahu kami memiliki keuntungan besar, tetapi masih ada pertandingan yang harus dimainkan. Kami tidak boleh lengah; saya tahu ini klise, tetapi ini benar. Kami akan berusaha mempertahankan performa ini sampai kami menjadi juara,” ujar Fermin Lopez.
Dengan keunggulan 11 poin, banyak yang mulai berani bilang Barcelona sudah setengah juara. Tapi kalau melihat sikap pemain seperti Fermín, jelas tim ini belum mau merayakan terlalu cepat.