JawaPos.com - Arsenal mungkin tidak menang dengan cara paling indah, tapi justru di situlah letak kepuasan Mikel Arteta. Kemenangan tipis 1-0 atas Newcastle United jadi bukti bahwa The Gunners bukan cuma bisa menyerang, tapi juga tahu caranya bertahan saat dibutuhkan.
Tiga poin ini terasa spesial. Bukan cuma karena hasilnya, tapi karena Arsenal kembali ke puncak klasemen di momen krusial musim ini.
Di atas kertas, banyak yang mengira laga ini bakal relatif mudah. Newcastle datang dengan performa kurang meyakinkan. Tapi di lapangan, ceritanya beda.
Arsenal memang memulai laga dengan dominan dan berhasil mencetak gol lebih dulu. Namun setelah itu, Newcastle pelan-pelan mengambil alih ritme permainan dan memaksa tuan rumah bertahan lebih dalam dari biasanya. Di sinilah ujian sebenarnya datang.
Baca Juga: Gol Eberechi Eze ke Gawang Newcastle Bawa Arsenal Kembali Pimpim Klasemen Liga Inggris
Arteta: Disiplin Jadi Kunci
Melansir Just Arsenal, Arteta tidak menutup mata bahwa timnya harus bekerja ekstra keras untuk mengamankan kemenangan. Tapi justru itu yang membuatnya bangga.
“Jauh lebih baik. Kami tahu apa yang dipertaruhkan. Marginnya sangat tipis. Kami memulai pertandingan dengan sangat baik, mencetak gol yang indah. Saya menyukai kepribadian para pemain. Kami sangat disiplin tanpa bola, kami hanya kebobolan satu peluang melalui Wissa.”
Ia juga menekankan pentingnya respons tim dalam situasi sulit.
“Kita bisa saja melewatkan peluang, tetapi yang terpenting adalah bagaimana tim bereaksi dengan cepat dan seberapa besar usaha yang kita berikan. Kita harus memiliki sesuatu yang lain untuk memenangkan pertandingan.”
Baca Juga: Manchester City ke Final Piala FA Usai Kalahkan Southampton 2-1
Arsenal Tunjukkan Mentalitas Juara
Kalau biasanya Arsenal dikenal dengan permainan menyerang yang atraktif, kali ini mereka menunjukkan sisi lain: lebih pragmatis, lebih sabar, dan lebih tahan banting.
Dan di fase akhir musim seperti ini, kualitas itu sering jadi pembeda.
Bertahan dengan rapi, tetap fokus, dan tidak panik saat ditekan; semua elemen itu terlihat jelas di laga ini. Bukan kemenangan yang flashy, tapi kemenangan yang “matang”.
Kembali ke puncak klasemen tentu jadi suntikan moral besar. Tapi Arteta pasti tahu, jalan masih panjang dan margin kesalahan sangat kecil.