JawaPos.com - Liverpool kembali menunjukkan performa mengecewakan di Paris, yakni kalah 0-2 dari Paris Saint-Germain dalam pertandingan leg pertama perempat final Liga Champions.
Kekalahan ini bisa saja lebih telak, tetapi menjadi sorotan justru komentar pelatih PSG, Luis Enrique, yang memuji pendekatan ofensif manajer Liverpool, Arne Slot.
Dalam wawancara pascalaga dengan TNT Sports, Enrique menyebut Slot sebagai pelatih hebat yang selalu mencoba bermain menyerang, meski Liverpool tampil jauh dari kata ofensif di pertandingan tersebut.
Baca Juga: Babak Belur! Dihajar PSG Tanpa Balas, Harapan Liverpool di Liga Champions Makin Menipis
"Saya tahu Arne Slot adalah pelatih hebat, ini pertama kali mereka bermain dengan lima bek, tapi kami sudah terbiasa melihat tim lain mengubah formasi melawan kami, itu normal," ungkapnya.
"Mereka bermain bagus, meski secara fisik sulit. Mereka sangat kuat, banyak pemain berkualitas. Ini pertandingan yang sangat menyenangkan," lanjutnya.
Komentar ini tentu membuat penggemar Liverpool tercengang. Banyak yang merasa Enrique sepertinya menonton tim yang sama sekali berbeda dari apa yang tampil di lapangan.
Baca Juga: Menang 2-0 di Leg Pertama, PSG Sukses Bikin Liverpool Nggak Berdaya
Fans Liverpool tidak akan mengenali Slot sebagai manajer yang bermain menyerang, setidaknya dalam gaya permainan timnya saat ini.
Sejak kedatangan Slot, ia memang dikenal ingin tampil sebagai pelatih yang mengutamakan sepak bola menyerang dan dinamis. Namun, performa tim selama 12 bulan terakhir menunjukkan tren menurun dalam hal agresivitas menyerang.
Kekalahan di Paris menjadi bukti nyata bahwa Liverpool masih jauh dari identitas yang diharapkan penggemarnya.
Baca Juga: Alexander Isak Tak Jadi Starter, Arne Slot Anggap Lawan PSG sebagai Kesempatan Kedua untuk Liverpool
Meski begitu, Enrique tampaknya tetap memandang Slot secara positif, walaupun pujian ini terasa terlalu jauh dari kenyataan. Performanya di Paris jelas bertolak belakang dengan ekspektasi fans Liverpool, yang ingin tim mereka menekan lawan dan menampilkan agresivitas ofensif.
Slot sendiri berada di bawah tekanan besar. Penampilan timnya belakangan ini menunjukkan ada masalah dalam strategi dan eksekusi permainan.
Namun, perjalanan karier Slot sebagai pelatih masih panjang. Ia perlu segera menemukan kembali cetakan biru atau filosofi bermainnya agar tidak kehilangan kepercayaan dari rekan-rekan seprofesinya dan penggemar di Anfield.