JawaPos.com–Chelsea akhirnya mengambil tindakan tegas terhadap Enzo Fernandez setelah komentar sang gelandang soal Real Madrid memicu kontroversi di tengah jeda internasional.
Melansir Talksport, manajer Liam Rosenior mengonfirmasi bahwa wakil kapten Chelsea itu akan absen dalam dua pertandingan berikutnya sebagai bentuk sanksi dari klub. Enzo Fernandez dipastikan tidak akan tampil saat Chelsea menghadapi Port Vale di Piala FA dan laga penting Liga Premier melawan Manchester City.
Komentar Enzo Fernandez memanaskan rumor transfer yang selama ini mengaitkannya dengan Real Madrid. Dalam sebuah wawancara, pemain asal Argentina itu secara terbuka mengaku punya ketertarikan besar terhadap ibu kota Spanyol tersebut.
Baca Juga: Lamine Yamal Kecam Nyanyian Rasis Pendukung Spanyol saat lawan Mesir
”Saya sangat menyukai Madrid, kota ini mirip dengan Buenos Aires,” kata Enzo Fernandez ketika ditanya apakah dia bisa tinggal di negara lain.
Saat ditanya lebih lanjut apakah ia bisa menyebut Madrid sebagai rumahnya, Enzo menjawab iya.
Ucapan itu langsung memunculkan spekulasi baru soal masa depannya di Stamford Bridge. Terlebih, Chelsea sedang berada dalam periode sulit setelah tersingkir telak dari Paris Saint-Germain dengan agregat 8-2 di Liga Champions.
Baca Juga: Meski Kalahkan Inggris, Kaoru Mitoma Sebut Jepang Masih Punya Kekurangan
Tak hanya Enzo, Marc Cucurella juga ikut menyoroti situasi internal klub selama jeda internasional. Namun, Rosenior menegaskan bahwa kasus Cucurella berbeda dan tidak akan berujung pada hukuman.
Menurut Rosenior, keputusan menjatuhkan sanksi kepada Enzo bukan semata-mata karena rumor transfer. Melainkan karena sang pemain dianggap melewati batas yang sudah ditetapkan klub.
”Saya berbicara dengan Enzo satu jam yang lalu. Sebagai klub sepak bola, dengan saya sebagai bagian dari proses itu, kami telah membuat keputusan. Dia tidak akan tersedia untuk pertandingan besok, dan dia tidak akan tersedia untuk pertandingan melawan Manchester City Minggu depan,” tegas Rosenior.
Liam Rosenior mengaku kecewa Enzo berbicara seperti itu. Sebab, ada batasan yang dilanggar, dalam hal budaya klub.
”Yang ingin saya katakan tentang Enzo adalah, sebagai karakter dan sebagai pribadi, saya tidak punya kata-kata buruk untuk diucapkan tentang dia. Jadi, kami harus memberikan sanksi, dan itu adalah keputusan yang telah kami buat,” tandas Liam Rosenior.
Meski demikian, Rosenior tetap menegaskan bahwa komitmen Enzo di atas lapangan tidak pernah diragukan. Dia menilai gelandang berusia 25 tahun itu masih menunjukkan dedikasi penuh untuk tim, bahkan ketika Chelsea sedang terpuruk.
Baca Juga: Zidane Iqbal Bawa Irak Lolos ke Piala Dunia 2026, Ole Romeny Berikan Selamat
”Saya tidak bisa berbicara mewakili dia. Yang saya tahu adalah ketika dia berada di lapangan, bahkan saat melawan Everton, ketika kami kalah dalam pertandingan, penampilan yang sangat mengecewakan, tidak ada kekurangan komitmen dalam penampilannya, tidak ada kekurangan keinginan agar klub berprestasi dengan baik,” ujar Liam Rosenior.
”Soal berbicara mewakili dirinya, atau apa yang dia inginkan di masa depannya, itu bukan urusan saya. Saya ingin fokus pada pertandingan besar besok di mana jika kita menang, kita bisa lolos ke semifinal Piala FA. Saya ingin fokus agar kita tetap bisa lolos ke Liga Champions, yang merupakan kemungkinan besar,” papar Liam Rosenior.
Di sisi lain, Rosenior juga menjelaskan alasan mengapa Cucurella tidak mendapatkan hukuman serupa. Menurut dia, bek asal Spanyol itu sudah berbicara langsung dengannya dan masalah tersebut dianggap selesai secara internal.
Baca Juga: Di Tengah Paspoortgate, Maarten Paes Selamat Berkat Kejelian Ajax
”Kemarin saya mengobrol seru dengan Marc, setengah jam di kantor saya. Hal yang mengecewakan bagi saya, apa yang sedang kami coba ciptakan di sini selama masa jabatan saya... Saya baru berada di sini hampir tiga bulan... Saya menikmatinya, bahkan di saat-saat sulit,” kata Liam Rosenior.
Rosenior menegaskan, Chelsea sedang berusaha membangun budaya baru di dalam tim. Dia ingin semua pemain berbicara secara terbuka langsung kepada manajemen, bukan lewat media.
”Saya ingin para pemain merasa bahwa mereka dapat berbicara secara terbuka dan jujur demi kepentingan klub sepak bola, dan percakapan yang telah kami lakukan dengan Reece James, itulah mengapa Reece menandatangani kontrak baru, karena dia percaya pada arah yang akan kami tuju,” ucap Liam Rosenior.
Baca Juga: Tiga Kali Absen Beruntun di Piala Dunia, Timnas Italia Dihantui Krisis dan Masa Depan Suram