JawaPos.com - Bek Chelsea FC, Marc Cucurella, akhirnya buka suara terkait insiden kontroversial sebelum pertandingan yang melibatkan wasit Paul Tierney. Ia menilai tindakan sang pengadil sebagai bentuk kurangnya rasa hormat.
Kejadian tersebut berlangsung menjelang laga melawan Newcastle United. Saat para pemain Chelsea melakukan team huddle di tengah lapangan, Tierney justru terlihat berdiri tepat di tengah lingkaran pemain.
Baca Juga: Chelsea Kunci Cole Palmer! Harga Selangit Bikin Manchester United Gigit Jari
Alih-alih membubarkan atau mengarahkan, sang wasit tetap berada di posisi tersebut hingga para pemain akhirnya membubarkan diri.
Momen janggal itu langsung menjadi sorotan dan bahkan memicu reaksi negatif dari fans, termasuk saat Chelsea bermain di laga berikutnya, di mana aksi huddle mereka mendapat cemoohan.
Legenda Manchester United, Gary Neville, juga ikut melontarkan kritik terhadap kejadian tersebut.
Dalam wawancaranya dengan The Athletic, Cucurella mengungkapkan kebingungannya terhadap sikap Tierney.
"Saya lebih memilih tidak banyak bicara. Bagi saya, itu adalah kurangnya rasa hormat. Dia bisa saja datang dan memberi tahu kami, ‘Kalian tidak boleh melakukan ini karena alasan tertentu.’ Tapi dia justru datang dan berdiri di tengah," ungkap Cucurella.
Ia menambahkan bahwa dirinya tidak memahami maksud tindakan tersebut dan bahkan menyindir bahwa sang wasit mungkin ingin mencari perhatian.
Komentar Cucurella sejalan dengan pernyataan manajer Liam Rosenior, yang berencana mengadakan pembicaraan dengan PGMOL, badan yang mengatur wasit di Inggris.
Baca Juga: Sinyal Perpisahan Pep Guardiola Menguat! Manchester City Siapkan Era Baru Bersama Enzo Maresca
Rosenior menegaskan bahwa team huddle merupakan inisiatif pemain sebagai simbol kebersamaan dan rasa hormat terhadap permainan.
"Para pemain ingin berkumpul di sekitar bola untuk menunjukkan persatuan dan kepemimpinan. Itu bukan keputusan saya, melainkan keputusan tim," ujarnya
Ia juga menegaskan bahwa tidak ada unsur tidak hormat terhadap lawan dalam aksi tersebut.
Rosenior mengaku belum berbicara langsung dengan Tierney setelah pertandingan, namun memastikan akan mencari kejelasan dari pihak resmi.
"Saya akan berbicara dengan PGMOL dan para wasit untuk memahami kenapa hal itu bisa terjadi. Dalam aturan, ini soal timing Anda boleh berada di mana saja selama waktunya tepat," jelasnya.
Ia pun menyayangkan bahwa isu ini justru menjadi perbincangan utama dibandingkan pertandingan itu sendiri.
Insiden sederhana sebelum laga berubah menjadi kontroversi besar yang memicu kritik dari pemain hingga pelatih Chelsea. Kini, klub menuntut kejelasan terhadap kepemimpinan wasit di Premier League.