JawaPos.com — Babak pertama Kualifikasi Piala Dunia Round 5 antara Timnas Indonesia melawan Arab Saudi di Al Inma Bank Stadium, Jeddah, Kamis (9/10/2025) dini hari WIB berakhir dengan skor 2-1 untuk keunggulan tuan rumah.
Meski tertinggal, permainan Indonesia di bawah asuhan Patrick Kluivert menunjukkan semangat tinggi dan peluang masih sangat terbuka untuk membalikkan keadaan di babak kedua.
Pertandingan baru berjalan satu menit, Saudi langsung mengancam lewat aksi Salem Al Dawsari yang melepaskan tembakan dari tengah kotak penalti.
Namun upayanya masih bisa diblok pertahanan Indonesia yang tampil cukup rapat di awal laga.
Tempo tinggi sudah terlihat sejak menit-menit awal, di mana duel fisik dan kecepatan menjadi warna permainan kedua tim.
Marc Klok sempat melakukan pelanggaran di menit ke-3 dan memberi Saudi peluang lewat bola mati di sisi kanan, tetapi situasi itu berhasil diantisipasi lini belakang Indonesia.
Indonesia tak tinggal diam dan mulai keluar menekan melalui sisi sayap.
Miliano Jonathans mendapat peluang untuk menciptakan serangan dan memaksa bek Saudi, Hassan Al Tambakti, melakukan pelanggaran keras di menit ke-5 yang berbuah kartu kuning.
Dari momen itu, tekanan Indonesia semakin terasa. Umpan silang Dean James mampu disambut Jay Idzes dengan sundulan berbahaya di depan gawang, namun bola berhasil diblok sebelum masuk ke gawang.
Petaka bagi Saudi datang di menit ke-6 ketika Hassan Al Tambakti kedapatan melakukan handball di dalam kotak penalti setelah bola sundulan Jay Idzes mengenai tangannya.
Setelah tinjauan VAR, wasit menunjuk titik putih untuk Indonesia.
Kevin Diks yang maju sebagai algojo tampil tenang.
Lewat tembakan kaki kanan ke pojok kiri bawah gawang, ia membawa Indonesia unggul 1-0 di menit ke-11 dan membuat para pemain Garuda bersemangat menggempur pertahanan lawan.
Namun keunggulan itu tak bertahan lama. Tuan rumah merespons cepat lewat gol indah Saleh Abu Al Shamat di menit ke-17 yang melepaskan tendangan kaki kiri dari luar kotak penalti ke sudut kanan bawah gawang Maarten Paes.
Skor imbang 1-1 membuat laga semakin terbuka. Ricky Kambuaya sempat mencoba peruntungannya lewat tembakan dari sisi kanan, tapi bola berhasil diblok sebelum mengarah ke gawang.
Saudi kemudian mengambil alih penguasaan bola dengan permainan sabar dan rapi dari lini tengah. Tekanan demi tekanan dilancarkan lewat kombinasi Salem Al Dawsari dan Feras Al Buraikan yang terus menyulitkan pertahanan Indonesia.
Maarten Paes harus bekerja keras di bawah mistar.
Kiper diaspora itu melakukan dua penyelamatan gemilang di menit ke-21 dan 23, masing-masing menepis tembakan Saleh Abu Al Shamat dan Nawaf Bu Washl yang mengarah ke pojok gawang.
Meski sempat tertekan, Indonesia tetap berusaha keluar dari tekanan. Beckham Putra dan Miliano Jonathans mencoba membangun serangan dari tengah, namun sering kali terhenti akibat pelanggaran kecil dari pemain Saudi.
Memasuki menit ke-30, situasi berbalik menegangkan bagi Indonesia. Ragnar Oratmangoen menerima kartu kuning setelah melakukan pelanggaran keras di lini tengah untuk menghentikan serangan balik cepat lawan.
Tak lama berselang, gawang Indonesia kembali terancam. Saleh Abu Al Shamat melepaskan tembakan keras dari luar kotak yang sempat mengenai tiang gawang, membuat penonton tuan rumah bergemuruh.
Tekanan berlanjut ketika Yakob Sayuri melakukan pelanggaran di dalam kotak penalti terhadap Feras Al Buraikan pada menit ke-31. Setelah VAR memastikan keputusan, wasit menunjuk titik putih untuk Saudi Arabia.
Feras Al Buraikan yang menjadi eksekutor menjalankan tugasnya dengan sempurna di menit ke-36. Sepakannya dengan kaki kiri menipu Maarten Paes dan mengubah skor menjadi 2-1 untuk keunggulan Saudi.
Setelah tertinggal, permainan Indonesia sedikit menurun. Saudi mencoba memanfaatkan momentum dengan serangan-serangan cepat dari sisi sayap kiri lewat Nasser Al Dawsari dan Musab Al Juwayr.
Marc Klok sempat mencoba membalas di menit ke-44 lewat tembakan jarak jauh, tapi bola melambung tinggi di atas mistar. Upaya itu menjadi sinyal semangat skuad Garuda belum padam.
Menjelang babak pertama berakhir, tensi permainan meningkat. Beberapa pelanggaran keras terjadi di lini tengah, termasuk dari Yakob Sayuri dan Marc Klok yang akhirnya diganjar kartu kuning di masa injury time.
Hingga peluit panjang babak pertama dibunyikan pada menit ke-45+10, skor tetap 2-1 untuk Saudi Arabia. Meski tertinggal, Indonesia masih punya peluang besar untuk bangkit di babak kedua.
Patrick Kluivert terlihat memberi instruksi tegas di pinggir lapangan, meminta pemainnya lebih disiplin menjaga area pertahanan dan memanfaatkan celah di lini belakang Saudi yang cukup agresif naik ke depan.
Secara permainan, Indonesia tidak kalah jauh dari tuan rumah. Kombinasi Ricky Kambuaya, Beckham Putra, dan Miliano Jonathans beberapa kali menunjukkan kreativitas meski penyelesaian akhir masih menjadi pekerjaan rumah.
Kehadiran Jay Idzes dan Kevin Diks di jantung pertahanan juga memberikan stabilitas meski mereka harus menghadapi pergerakan cepat dari Feras Al Buraikan dan Salem Al Dawsari.
Maarten Paes tampil menonjol dengan beberapa penyelamatan penting yang menjaga asa Garuda tetap hidup.
Mental bertanding skuad Garuda di bawah tekanan suporter tuan rumah patut diapresiasi. Mereka tetap berani menguasai bola dan berduel dalam setiap situasi, memperlihatkan progres nyata di bawah komando Kluivert.
Memasuki jeda turun minum, fokus tim kini tertuju pada bagaimana memperbaiki koordinasi di lini tengah dan memaksimalkan peluang dari bola mati.
Keunggulan Saudi belum aman, sementara Indonesia masih memiliki waktu 45 menit untuk membalikkan keadaan.
Skor 2-1 di babak pertama memang bukan hasil ideal, tapi performa Indonesia menjanjikan.
Dengan sedikit ketenangan dan presisi di depan gawang, bukan mustahil Garuda bisa membuat kejutan di Jeddah dan pulang dengan hasil positif lolos ke Piala Dunia 2026.
Starting XI
Timnas Indonesia (4-2-3-1):
Maarten Paes; Yakob Sayuri, Kevin Diks, Jay Idzes, Dean James; Marc Klok, Joey Pelupessy; Miliano Jonathans, Ricky Kambuaya, Beckham Putra; Ragnar Oratmangoen
Pelatih: Patrick Kluivert
Timnas Arab Saudi (4-5-1)
Nawaf Al Aqidi; Jehat Thikri, Hassan Tambakti, Nawaf Bu Washl, Moteb Al Harbi; Nasser Al-Dawsari, Musab Al Juwayr, Salem Al Dawsari, Abdullah Al Khaibari, Saleh Abu Al Shamat; Feras Al Brikan; Firas Al-Buraikan
Pelatih: Herve Renard