JawaPos.com – Piala Dunia U-20 2025 akan dibuka akhir pekan ini dengan Chile sebagai tuan rumah, dengan sejumlah wonderkid-wonderkid memiliki potensi besar yang siap membawa negara kelahiran mereka meraih kejayaan.
Pemain seperti Lionel Messi, Diego Maradona, Paul Pogba, Erling Haaland, dan Sergio Aguero telah lahir dari kompetisi ini di edisi-edisi sebelumnya, sebelum berkembang menjadi bintang paling bersinar di sepak bola dunia
Pada 2025, jajaran wonderkid akan terbang ke Chile untuk mempersembahkan gelar Piala Dunia kelompok usia ini. Performa gemilang di Piala Dunia U-20 dapat meningkatkan jumlah pemain muda yang berpotensi tampil di Piala Dunia 2026 musim panas mendatang.
Dengan juara bertahan Uruguay yang sudah dipastikan tidak berpartisipasi dalam turnamen ini, Piala Dunia U-20 siap diperebutkan untuk juara baru dari gelaran sebelumnya. Bahkan, klub papan atas Eropa bisa saja melirik bakat-bakat mereka yang mencolok di kompetisi ini.
Berikut Jajaran lima Wonderkid yang Patut Dipantau di Gelaran Piala Dunia U-20 2025
5. Cole Campbell (Amerika Serikat) – Borussia Dortmund
Meskipun mungkin masih relatif kurang dikenal menjadi salah satu wonderkid potensial milik timnas Amerika Serikat U-20, Cole Campbell telah bersinar di tim muda Borussia Dortmund dan merupakan salah satu prospek paling diunggulkan Die Borussen.
Pemain kelahiran Houston, Texas, ini merantau untuk sementara waktu di Liga Islandia sebelum Borussia Dortmund resmi mengontraknya di awal 2024. Winger berusia 19 tahun ini telah mencetak 12 gol dan 14 assist dalam 35 laga untuk tim Dortmund U-19.
Memiliki skill individu yang andal, lugas dalam menguasai bola, dan memiliki ketenangan dalam penyelesaian di depan gawang, kualitas Campbell telah membuatnya tampil tujuh kali bersama tim senior raksasa Jerman tersebut.
Campbell melakoni debutnya di musim 2025/2026 bersama tim asuhan Niko Kovac dalam kemenangan atas Heidenheim pada Sabtu (13/9) lalu ketika masuk menggantikan Maximilian Beier pada menit ke-74.
4. Gilberto Mora (Meksiko) – Tijuana
Pemain termuda yang pernah memenangkan trofi internasional senior, Gilberto Mora, kini berusia 16 tahun. Dia adalah permata terbesar Meksiko di era modern ini yang berpotensi menjadi wonderkid kejutan di turnamen besar antarnegara ini.
Mora bermain dengan kedewasaan dan pemahaman yang jauh melampaui usianya saat menginjakkan lapangan hijau. Gelandang dari klub Tijuana ini sama cakapnya dalam membantu membangun dan bertarung mempertahankan penguasaan bola di lini tengah.
Sama seperti dia mampu menemukan umpan-umpan ajaib yang tampaknya tak terbayangkan atau mencetak gol sendiri dengan etos kerjanya sebagai wonderkid yang pemberani menusuk pertahanan lawan.
Kurang dari setahun setelah menjadi pencetak gol termuda dalam sejarah Liga Meksiko, Mora kini menjadi incaran klub-klub besar Eropa, termasuk klub ibu kota Spanyol, Real Madrid.
Pasukan El Tri akan membawa skuad yang cukup tangguh ke Chile, tetapi tidak ada pemain yang sepenting Mora bagi kesuksesan mereka untuk menjadi salah satu pesaing peraih gelar Piala Dunia U-20 tahun ini.
3. Elyaz Zidane (Prancis) – Real Betis
Elyaz Zidane adalah pemain inti yang tak terbantahkan di timnas U-20 Prancis yang dianggap banyak orang sebagai favorit juara teratas di gelaran Piala Dunia Chile edisi kali ini.
Elyaz merupakan putra bungsu legenda Les Blues, Zinedine Zidane, yang bergabung dengan Real Betis dari Real Madrid pada 2024. Sejak itu, dirinya menjadi tumpuan utama di tim muda Verdiblancos.
Tidak seperti ayah dan saudara-saudaranya, Elyaz memiliki peran penting sebagai bek tengah di tim "Bluets" asuhan Bernard Diomede. Elyaz baru-baru ini membantu Prancis menjuarai turnamen bergengsi U-20 Maurice Revello 2025.
Tampaknya ia juga siap menjadi pemimpin lini pertahanan tim gelaran Piala Dunia U-20 hingga menjadi pesaing dan favorit juara.
2. Alvaro Montoro (Argentina) – Botafogo
Montoro yang berusia 18 tahun telah berjuang keras untuk lolos ke Piala Dunia U-20. Meskipun bergabung dengan Botafofo musim panas ini, ia menjelma menjadi bagian penting, sehingga mereka awalnya enggan melepasnya untuk timnas Argentina muda menjalani kompetisi ini.
Montoro menjalani debut profesionalnya untuk klub masa kecilnya, Velez Sarsfield, pada Januari 2024. Dan, di akhir tahun ini, ia langsung menjadi pemain inti dan membantu tim memenangkan gelar Liga Argentina pertama mereka lebih dari satu dekade terakhir.
Dengan lebih dari 50 pertandingan dan pengalaman di Piala Dunia Antarklub serta Copa Libertadores, Montora adalah salah satu bintang yang akan mencoba memimpin La Albiceleste di turnamen tersebut.
Ia mampu bermain di seluruh lini serang, bahkan tim Tango bakal tampil tanpa Franco Mastantuono atau Claudio Echeverri di tim, sehingga pesepak bola 18 tahun ini akan memikul beban serangan yang cukup besar.
1. Elias Montiel (Meksiko) – Pachuca
Mendapat pujian dari manajer baru Real Madrid, Xabi Alonso, dengan disebut pemain muda yang memiliki “masa depan cerah” tentang Montiel dijagokan akan menjadi tulang punggung timnas Meksiko bersama Mora.
Montiel dan Pachuca pernah menghadapi Real Madrid dua kali dalam enam bulan di ajang Piala Dunia Antarklub, dan pemain berusia 19 tahun itu menjadi pemain terbaik di lapangan pada kedua kesempatan tersebut untuk wakil Liga Meksiko ini.
Bahkan, Montiel berhasil mencetak gol indah saat kalah di Piala Dunia Antarklub menaklukkan Thibaut Courtois di bawah mistar meskipun posisi aslinya bermain sebagai gelandang bertahan untuk Pachuca.
Bersama Pachuca, pesepak bola kelahiran Tula de Allende telah bermain hampir 80 pertandingan sebagai pemain profesional di tim masa kecilnya ini. Ia dianugerahi Bola Perunggu dalam perjalanan Pachuca ke final Piala Interkontinental FIFA 2024.
Selain itu, Montiel juga berperan penting bagi timnya dalam menaklukkan Piala Champions Concacaf 2024. Gelandang muda ini memiliki kualitas dan akurasi umpan yang langkah dari seorang pemain di usianya.
Dengan performa yang meyakinkan di Piala Dunia U-20, bisa saja Montiel segera berlaga di sepak bola Eropa dengan scouting tim-tim papan atas pasti dikirim untuk mencari wonderkid berbakat baru di kompetisi ini.