JawaPos.com – Paris Saint-Germain (PSG) dilaporkan geram dengan keputusan Didier Deschamps yang memainkan Ousmane Dembele melawan Ukraina.
Dilansir dari laman ESPN pada Minggu (7/9), pertandingan itu berlangsung pada Jumat lalu dalam agenda internasional Prancis. Dembele mengalami cedera serius yang membuatnya harus absen cukup lama.
Pemain berusia 28 tahun itu dimasukkan pada awal babak kedua. Namun, ia ditarik keluar pada menit ke-81 setelah mengalami masalah pada hamstring kanan. PSG kemudian mengonfirmasi bahwa cedera tersebut cukup serius.
Menurut keterangan resmi klub, Dembele akan menepi selama sekitar enam minggu. Absennya sang pemain dinilai sebagai pukulan besar bagi PSG. Klub asal Paris itu menganggap keputusan Deschamps sebagai langkah yang tidak masuk akal.
PSG akan kehilangan Dembele pada laga-laga penting, termasuk pertandingan Liga Champions. Ia dipastikan absen menghadapi Atalanta, Barcelona, dan kemungkinan Bayer Leverkusen. Selain itu, ia juga akan melewatkan laga Classique melawan Marseille serta sejumlah partai Ligue 1.
Sumber internal PSG menilai Deschamps mengambil keputusan yang ceroboh. Sebab, sebelumnya Dembele sempat mengalami cedera hamstring kiri ketika menghadapi Toulouse. Meski berbeda kaki, risiko cederanya tetap besar sehingga dianggap sebagai kelalaian.
Deschamps membela keputusannya dengan menyebut Dembele dalam kondisi bugar secara medis. Ia menilai pemainnya mampu tampil di level tertinggi. Namun, cedera kali ini dianggap murni sebagai hal yang tidak dapat diprediksi.
Selain Dembele, PSG juga kehilangan Desire Doue yang mengalami cedera otot betis kanan saat melawan Ukraina.
Dembele diperkirakan absen empat minggu untuk pemulihan. Di sisi lain, pelatih Luis Enrique juga mengalami musibah setelah terjatuh saat bersepeda dan menjalani operasi tulang selangka.