← Beranda
Perkuat Teknologi Digital dan Ekspansi Kantor Baru, Linktown Kejar Omset Rp 3,5 T di 2026
Mohamad Nur Asikin• Senin, 28 September 2026 | 18.38 WIB
Linktown meraih apresiasi sebagai agen properti papan atas di Tanah Air dengan menyabet penghargaan Best Digital Real Estate Agent – Indonesia dalam Indonesia Real Estate Awards 2026 by Lamudi yang digelar di The Langham Jakarta. (Istimewa)

JawaPos.com  — Linktown terus memperluas jangkauan ke sejumlah kota dengan memfokuskan operasionalnya lewat konsep hub office. Lewat kantor-kantor cabangnya yang saat ini telah ada di tujuh kota besar, konsep hub office memungkinkan Linktown melayani berbagai wilayah secara lebh efisien dengan dukungan teknologi digital.

Co-Founder Linktown, Abel Andy Kurniajaya menegaskan pihaknya terus berekspansi dengan membuka kantor baru sesuai pertumbuhan pasar dan kebutuhan mitra pengembang di kota-kota potensial. Terbaru Linktown memperluas operasional kantor terbaru di Bali.

Abel mengungkapkan dengan tujuh kantor operasional pihaknya mampu membukukan penjualan sebesar Rp2,27 triliun dari target tahun 2026 sebesar Rp 3,5 triliun.

“Kami mengakui bahwa tahun 2026 bukan tahun yang mudah bagi industri properti. Karena itu, pada kuartal terakhir kami akan semakin agresif memperkuat pemasaran digital, peluncuran proyek baru, dan kolaborasi dengan pengembang untuk mendorong penjualan,” tuturnya.

Abel mengungkapkan, kontributor pendapatan terbesar Linktown hingga saat ini masih berasal dari Tangerang, kemudian disusul Bekasi dan Jakarta Timur.

Baca Juga: Daya Beli Menurun, Pengembang Optimistis Penjualan Rumah di Kota Depok Tetap Prospektif

Dia mengatakan, Tangerang tetap menjadi benchmark, karena pertumbuhan kotanya sangat pesat. Selain itu, infrastruktur yang terus berkembang, hadirnya kawasan bisnis dan hunian baru, serta tingginya kebutuhan masyarakat terhadap rumah pertama, membuat permintaan di wilayah ini tetap kuat. “Kondisi tersebut menjadikan Tangerang sebagai pasar utama bagi penjualan proyek-proyek yang dipasarkan Linktown,” pungkasnya.

Dengan kinerja yang solid, Linktown meraih apresiasi sebagai agen properti papan atas di Tanah Air dengan menyabet penghargaan Best Digital Real Estate Agent – Indonesia dalam Indonesia Real Estate Awards 2026 by Lamudi yang digelar di The Langham Jakarta, Jumat (25/9/2026).

Bagi Linktown, penghargaan pertama di ajang Indonesia Real Estate Awards by Lamudi ini menjadi pengakuan atas konsistensinya mengembangkan sistem pemasaran properti berbasis teknologi digital.  

Pasalnya, sejak awal berdiri, Linktown telah menjadi salah satu pionir dalam memanfaatkan Meta Ads dan Google Ads sebagai kanal utama pemasaran properti, dengan sekitar 95% aktivitas pemasaran dilakukan secara digital melalui strategi iklan yang terukur dan efisien.

“Penghargaan ini semakin memotivasi kami untuk menghadirkan layanan yang lebih efektif bagi para pengembang maupun konsumen, sekaligus membuktikan bahwa pendekatan digital yang tepat dapat menjadi solusi nyata dalam penjualan properti di tengah pasar yang menantang,” ungkap Abel.

Indonesia Real Estate Awards merupakan ajang bergengsi yang memberikan penghargaan atas keunggulan, inovasi, dan kepemimpinan di industri real estat Indonesia. Diselenggarakan oleh Dot Property Group dan Lamudi, penghargaan ini memberikan apresiasi kepada pengembang, proyek, dan perusahaan yang turut membentuk masa depan industri real estat Indonesia melalui kualitas, desain, keberlanjutan, serta visi pasar yang unggul.

Di tengah persaingan industri broker properti yang semakin ketat, Deryan Nataniel, Co-Founder Linktown,menilai kompetisi kini tidak lagi semata-mata ditentukan oleh jumlah agen yang dimiliki perusahaan. Menurutnya, kemampuan menghasilkan leads berkualitas, memanfaatkan teknologi, serta memberikan nilai tambah bagi pengembang menjadi semakin penting.

Hampir seluruh proses pemasaran dilakukan mengunakan teknologi digital, mulai dari akuisisi leads, pengelolaan database, analitik iklan, hingga monitoring performa penjualan secara real-time. “Hal ini membuat biaya akuisisi pelanggan lebih efisien, sekaligus meningkatkan kualitas prospek yang diterima pengembang,” pungkas Deryan.

 

EDITOR: Mohamad Nur Asikin