JawaPos.com - Jabatan Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) hingga kini masih kosong usai ditinggal oleh Sudaryono sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN).
Terkait ini, Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menegaskan bahwa siapa yang akan mengisi jabatan Wamentan sepenuhnya merupakan hak prerogatif Presiden.
“Penggantinya, apa pun keputusan Bapak Presiden, kami ikut. Menteri saja hak prerogatif Presiden, apalagi Wakil Menteri,” katanya, di Jakarta, Selasa (28/7).
Saat ditanya mengenai sosok pengganti yang diharapkan, Amran mengaku berharap dapat kembali memperoleh figur dengan kapasitas seperti Sudaryono.
Baca Juga: Harga Minyak Mentah Melonjak 3 Persen di Tengah Isu Jeda Serangan AS-Iran
“Mudah-mudahan saya bisa mendapatkan sosok seperti beliau. Beliau pekerja keras, cerdas, masih muda, energik. Kami sangat terbantu. Capaian swasembada beras selama satu tahun ini juga merupakan hasil kerja keras beliau bersama seluruh jajaran,” ucapnya.
Amran mengatakan, penugasan Sudaryono sebagai Kepala BGN merupakan amanah besar dari Presiden Prabowo Subianto yang harus didukung penuh oleh seluruh jajaran Kementerian Pertanian.
“Beliau adalah putra terbaik bangsa dan luar biasa. Kami sangat berat melepas beliau karena sangat terbantu, seluruh capaian Kementerian Pertanian berkat kerja keras Pak Sudaryono selama ini. Tapi demi masa depan beliau, ini promosi dan tugas besar untuk kepentingan negara,” katanya.
Meski merasa kehilangan sosok Wakil Menteri yang dinilainya memiliki dedikasi tinggi, Mentan Amran menegaskan seluruh keluarga besar Kementerian Pertanian siap membangun kolaborasi yang semakin kuat dengan BGN.
“Kami doakan, kami support. Seluruh pegawai Kementerian Pertanian kami minta tetap mendukung beliau karena Program Makan Bergizi Gratis adalah offtaker komoditas pertanian yang diproduksi petani kita. Jadi, di satu sisi kami kehilangan, tetapi demi negara dan program prioritas Bapak Presiden kami ikhlaskan,” ujarnya.
Menurut Amran, sinergi antara Kementerian Pertanian dan BGN akan menjadi fondasi penting dalam memastikan pasokan pangan bagi program Makan Bergizi Gratis sekaligus membuka pasar yang lebih luas bagi hasil produksi petani Indonesia.
Baca Juga: Prediksi IHSG 29 Juli dan Rekomendasi Saham ADMR, DSNG, ICBP, TPIA
Ia optimistis, di bawah kepemimpinan Sudaryono, BGN mampu menjalankan mandat tersebut dengan baik.
“Kami sangat yakin BGN akan jauh lebih baik daripada sebelumnya,” tegasnya.