JawaPos.com - Anggota DPR RI nonaktif Ahmad Sahroni membantah ada benda yang disebut black mamba di rumahnya saat penjarahan terjadi. Foto yang beredar di media sosial dipastikan bukan diambil dari rumahnya di Tanjung Priok, Jakarta Utara.
Sahroni mengatakan, isu ini sengaja dihenbuskan untuk menyerang dirinya. Dia menyakini ini ulah pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab.
“Diduga ada pihak-pihak yang memang sengaja merencanakan pemojokan karakter Ahmad Sahroni. Ada alat-alat yang dipakai sekelompok orang untuk menghajar gua. Ini alat loh, alat gede yang dipakai,” ujar Sahroni dalam Youtube Total Politik dikutip Sabtu (8/11).
Politikus Partai NasDem itu mengatakan, foto benda yang disebut black mamba diambil di Lebanon pada 2020. Sehingga, tidak berkaitan sama sekali dengan peristiwa penjarahan Agustus 2025.
“‘Black mamba’, lu bayangin, itu kejadian di rumah di Lebanon tahun 2020. Dikeluarin, kan gila Dituduh kita yang ‘black mamba’. Itu kan serangan sistematis, bersamaan. Sengaja dibuat hoaks,” jelas Sahroni.
Dia mengaku mendapat banyak serangan hoax setelah kerusuhan Agustus 2025. Bahkan serangan juga diarahkan ke anggota keluarga lainnya.
“Kasian juga mereka, dua-duanya (anak) di-bully. Dihujat anak haram lah, jahaham. Bayangin, ya Allah ya Tuhan bahasanya,” imbuhnya.