JawaPos.com - Ketua Dewan Penasihat Partai Amanat Nasional (PAN) Soetrisno Bachir masuk dalam jajaran Tim Nasional pemenangan Anies-Muhaimin (Timnas AMIN). Ia didapuk sebagai Wakil Ketua Dewan Penasihat yang diketuai kiai Syukron Makmun.
Menanggapi hal itu, Capres nomor urut 1 Anies Baswedan mengatakan, kehadiran Soetrisno dalam Timnas AMIN adalah kapasitasnya sebagai perwakilan dari unsur Muhammadiyah.
"Mewakili unsur Muhammadiyah, sebagai tokoh Muhamadiyah yang terlibat di sini," katanya kepada wartawan di Rumah Perubahan, Jalan Diponegoro 10, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (21/11).
"Jadi memang beliau sebagai tokoh Muhammadiyah yang kami undang untuk ikut mulai dari sini. Sudah aktif juga sebetulnya," tambah Anies.
Senada dengan hal itu, Kapten Timnas AMIN Muhammad Syaugi Alaydrus menegaskan bahwa Soetrisno bergabung di jajaran Timnas AMIN dalam kapasitasnya sebagai warga Muhammadiyah.
"Jadi beliau itu pengurus Muhammadiyah, jadi beliau (Anies dan Muhaimin) yang lebih paham itu, kalau saya hanya menjalankan saja," ucapnya.
Baca Juga: Anies Baswedan Bahas Langkah Politik Jelang Pemilu bersama Kapten Timnas AMIN dan Surya Paloh
Sebelumnya, Capres-cawapres nomor urut 1 Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (AMIN) resmi mengumumkan susunan lengkap Tim Nasional pemenangan AMIN (Timnas AMIN). Mulai dari dewan pembina, pelatih kepala, asisten pelatih, dan para deputi. Selain itu, diumumkan juga dewan pembina, dewan pertimbangan, dewan penasehat, dan dewan pakar.
Diketahui bahwa Timnas AMIN sebelumnya telah menunjuk eks Kabasarnas Muhammad Syaugi Alaydrus sebagai kapten.
"Sekarang kami akan sampaikan, bagian dari tim ini, yaitu kita menetapkan dalam sebuah kesebelasan itu ada coachnya," kata Anies dalam sambutannya di Rumah Koalisi Perubahan, Jalan Diponegoro 10, Jakarta Pusat, Selasa (21/11).
Anies mengatakan, total anggota yang masuk Timnas AMIN, jumlanya mencapai 700 orang. Ia mengatakan, tim ini prinsipnya akan terus berkemban dan stagnan begitu saja.
"Karena hari ini saja yang kita umumkan itu lebih dari 700 nama yang menjadi tim pemenangan belum yang di daerah," ungkapnya.