JawaPos.com - Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh sempat mendapat pertanyaan dari kadernya terkait alasan tidak memajukan anaknya, Prananda Surya Paloh sebagai bacawapres mendampingi Anies Baswedan. Surya beralasan lebih melihat kesiapan anaknya tersebut.
"Pertama, saya coba lilhat anak saya, lihat baik-baik, ini cocok atau enggak menjadi cawapres?," kata Surya dalam acara HUT ke-12 Partai Nasdem di DPP Nasdem, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (11/11).
Surya mengatakan, dirinya memang memiliki kesempatan memajukan anaknya menjadi bawapres. Namun, dia berpikir ulang melakukan hal itu.
"Yang kedua, tentu saya berpikir dalam hati saya, pantas enggak dia menjadi calon cawapres, walaupun saya punya kesempatan untuk mencalonkan dia. Tapi saya pikir, pantas enggak?," ucapnya.
Surya menilai, anaknya harus lebih matang lagi dalam berkarir di politik. Sehingga kelak bisa menjadi orang hebat yang berkontribusi bagi bangsa.
Baca Juga: Lakukan Terapi Tradisional Tiongkok Ini untuk Mengatasi Serangan Jantung, Berikut Penjelasannya
"Ketiga saya berharap, ada suatu proses yang akan dan harus dia lakukan, hingga mengakibatkan dia jauh lebih matang mengalami proses jatuh bangun, membuat dirinya akan tegar, kuat, bagaikan anak elang yang bisa terbang hebat ke atas orang tua dulu mengatakan, kalau bisa dia harus matang di pohon dulu, bukan hasil peraman," ucap Surya.
"Nah, ini yang saya harapkan. Jadi mungkin, kalau anak saya berani bertanya pada saya, saya pasti akan mengatakan, tunggu dulu, akan tiba saatnya. Itu pun kalau saya masih berumur panjang," pungkasnya.