← Beranda
PDIP Sebut Megawati dan Jokowi Sepakat Usung Ganjar Capres Pada 18 Maret, tapi Ada yang Berubah
Muhammad Lazuardi Farras Ar RasyidJumat, 3 November 2023 | 05.08 WIB
Sekretaris Jenderal DPP Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto.

JawaPos.com - Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mengatakan bahwa Ketua Umum Megawati Soekarnoputri dan Presiden RI Joko Widodo telah menyepakati untuk mencalonkan Ganjar Pranowo sebagai bakal capres di Pilpres 2024.

Kesepakatan itu terjadi saat pertemuan yang digelar pada Sabtu (18/3) lalu.  Sekretaris Kabinet Pramono Anung juga ikut dalam pertemuan ini.

"Ada pertemuan 3 jam, 2 jam dengan Bu Mega, 1 jam kami ikut mendampingi bersama Mas Pramono Anung. Di situ sebenarnya sudah disepakati untuk mencalonkan Pak Ganjar Pranowo," ujar Hasto di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Kamis (2/11) dilansir dari Antara, Kamis (2/11).

Baca Juga: PLTN Fukushima Mulai Pelepasan Limbah Radioaktif ke Laut yang Ketiga

Tak hanya itu, Jokowi juga sempat menyinggung sosok pemimpin berambut putih saat bertemu relawan di GBK pada Sabtu, 26 November 2022. Menurutnya, kode ini juga sejalan dengan kesepakatan yang dibuat bersama Megawati pada Maret lalu,

"Pak Ganjar lahir kan yang mengatakan rambut putih siapa? Kan itu dicatat oleh rakyat," katanya.

Ia menuturkan Megawati resmi mengumumkan Ganjar sebagai bakal capres dari PDIP pada Jumat (21/4) lalu. Jokowi pun turut hadir dalam deklarasi itu bersama sejumlah elite PDIP lain.

Baca Juga: Genap Berusia 58 Tahun, Shah Rukh Khan Miliki Kekayaan Hingga Rp 9,5 Triliun

Pria asal Yogyakarta itu lantas menyoroti sikap seseorang bisa berubah. Pasalnya, para tokoh perjuangan Indonesia adalah sosok yang konsisten. Hasto menuturkan saat ini Megawati dan PDIP tetap konsisten mengusung Ganjar, meski Jokowi berubah sikap di 2024.

"Meskipun menghadapi tantangan-tantangan tapi bangsa Indonesia ini bangsa yang sangat konsisten. Konsistensi itulah yang ditangkap juga oleh Ibu Megawati Soekarnoputri dan kami semua sebagai karakter dari bangsa ini. Bangsa kita enggak pernah berubah-ubah. Ketika ada yang berubah pasti ada tanda tanya," pungkas dia.

EDITOR: Bintang Pradewo