← Beranda
Hadiri Puncak Bulan Bung Karno, Ganjar Pranowo Kenakan Baju Kebesaran PDIP
Muhammad Ridwan• Sabtu, 24 Juni 2023 | 20.27 WIB
Bakal calon presiden (capres) PDI Perjuangan Ganjar Pranowo berbincang hangat dengan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri, Plt Ketum PPP Muhammad Mardiono, dan Ketua DPP PDIP Prananda Prabowo.
 
JawaPos.com - Bakal calon presiden (capres) PDI Perjuangan Ganjar Pranowo tiba di acara puncak peringatan Bulan Bung Karno (BBK). Ganjar terlihat mengenakan baju kebesaran PDIP saat menghadiri acara BBK di stadion utama Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta, Sabtu (24/6).
 
Ganjar tiba sekitar pukul 12.09 WIB. Kehadiran Ganjar pun disambut sejumlah elite partai, salah satunya Ahmad Basarah. Ganjar tampak berbincang hangat dan duduk bersama Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri, Plt Ketum PPP Muhammad Mardiono, dan Ketua DPP PDIP Prananda Prabowo.
 
Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto sebelumnya mengingatkan pesan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri agar tetap menunjukan semangat juang kendati kondisi di lapangan sinar matahari akan menyengat. 
 
Baca Juga: Gibran: Solo Siap Ditunjuk Jadi Tuan Rumah Piala Dunia U-17 2023
 
Politikus asal Jogjakarta itu lantas mengingatkan pentingnya kesinambungan antara pengisi rangkaian acara. Ia meminta kepada para Satgas Cakra Buana menghadap semuanya ke panggung VVIP ketika mengheningkan cipta, pembacaan Pancasila, hingga Dedication Of Life. 
 
"Menghadap ibu Mega dan bapak presiden Jokowi. Kemudian saat hymne maka satgas mengepal tangannya. Jadi tangannya mengepal sesuai lagu hymne. Sehingga semua berdiri tegak dan tangannya mengepal," ucap Hasto di GBK, Senayan, Jakarta, Jumat (23/6). 
 
Baca Juga: Pihak Tasyi Akui Sambangi Rumah mantan Karyawan, tapi Bantah Lakukan Pemaksaan
 
Lebih lanjut, Hasto menekankan pesan dari Puan Maharani untuk pembaca acara atau Master Of Ceremony (MC) mengajarkan pentingnya salam Pancasila. Menurutnya, salam Pancasila harus dipahami oleh para satgas. 
 
"Jadi begitu salam pancasila semua menggebrakan kakinya berdiri dan kemudian tangan seperti ini jadi salam pancasila. Kemudian langsung merdeka, merdeka, merdeka," pungkasnya.
EDITOR: Bintang Pradewo