JawaPos.com - Ketua DPP PDI Perjuangan Said Abdullah meyakini bakal calon presiden (capres) Ganjar Pranowo akan memenangkan kontestasi pemilihan presiden (Pilpres) dalam satu putaran. Ia menekankan, setelah Ganjar diumumkan sebagai capres, elektabilitasnya melonjak hingga empat persen.
"Kalau bicara startegi bapak Ganjar itu baru turun di 5 titik saja itu sudah naik 4 persen. Survei terakhir di SMRC dan konsultan survei kami," kata Said di Sekolah Partai DPP PDIP, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Rabu (7/6).
Said mengungkapkan, pihaknya menargetkan Ganjar mampu menyambangi 38 provinsi di Indonesia. Saat ini, lanjut Said, setiap akhir pekan Ganjar menyambangi sejumlah daerah di Indonesia untuk menyerap aspirasi rakyat.
"Bila Sabtu dan Minggu bapak Ganjar turun dan selalu bapak Ganjar taat, kalau sekarang pada hari Sabtu bisa 1-3 titik, bahkan Pak Ganjar 6-7 titik itu sangat mudah dicapai 60-65 titik, tapi kita pastikan bahwa sampai September 38 provinsi Pak Ganjar sudah bisa akan terpenuhi," ucap Said.
Ketua DPD Jawa Timur ini pun menekankan, pentingnya Pilpres satu putaran dalam rangka menghemat APBN. Ia tak menginginkan, anggaran negara dihabiskan hanya untuk gelaran Pilpres 2024.
"PDIP tidak akan menyia-nyiakan APBN, tidak akan menghabiskan APBN untuk pemilu lebih baik APBN kita efisienkan satu putaran saja, kita bertarung secara damai dan pak Ganjar punya segala-galanya, partainya kuat, tokoh masyarakat kuat, ormas kuat," tegas Said.
Baca Juga: Kementerian PUPR Usulkan Anggaran Rp 128,15 T dalam RAPBN 2024, Paling Besar Ditjen Bina Marga
Oleh karena itu, Said meyakini Ganjar mudah bersosialisasi dengan masyarakat. Bahkan, Presiden Joko Widodo (Jokowi) pun sudah yakin bahwa Ganjar merupakan sosok pemberani dan bernyali.
"Siapa yang bilang Ganjar jelek? Kan ganteng Ganjar. Tinggi, ganteng, senyumnya luar biasa menyihir kita semua dan dia itu menurut bapak Presiden (Jokowi) kemarin. Ganjar adalah orang pemberani dan punya nyali, maka Ganjar lah yang patut jadi presiden ke depan," pungkasnya.