JawaPos.com - Kepala Badan Komunikasi Strategis DPP Partai Demokrat Herzaky Mahendra Putra mengingatkan bertambahnya anggota koalisi pemerintahan agar tidak disalahgunakan dengan membahas perpanjangan masa jabatan Presiden.
Hal ini dikatakan Herzaky, lantaran Partai Amanat Nasional (PAN) menjadi anggota baru partai politik koalisi pendukung Joko Widodo (Jokowi) dan Ma'ruf Amin.
"Jadi, jangan malah bahas-bahas memperpanjang masa jabatan presiden yang bakal buat gaduh dan tidak ada manfaatnya untuk rakyat," ujar Herzaky kepada wartawan, Sabtu (28/8).
Herzaky berharap dengan bertambahnya kekuatan koalisi partai pendukung pemerintah ini bisa melakukan banyak manfaat ke masyarakat. Apalagi di situasi sulit akibat Covid-19, kerja-kerja nyata pemerintah sangat dibutuhkan.
"Mudah-mudahan pertemuan dan perubahan komposisi koalisi parpol pendukung pemerintah kemarin membahas dan memikirkan rakyat, serta bisa mengakselerasi upaya penanganan Covid-19," katanya.
Herzaky mengatakan sampai saat ini belum ada tanda-tanda Covid-19 mereda di tanah air. Bahkan angka meninggal dunia telah mencapai 130 ribu orang. Dengan situasi terberat ini dibutuhkan kekompakan antara pemerintah, partai koalisi, oposisi dan seluruh masyarakat.
"Perlu kebersamaan dan persatuan dari seluruh anak bangsa, baik di dalam maupun di luar pemerintahan, agar kita bisa tetap bertahan," ungkapnya.
Sebelumnya, Sekretaris Jenderal Partai Nasdem Johnny G Plate menyebut PAN telah resmi bergabung dengan koalisi pemerintahan. Hadirnya PAN akan menambah gagasan dan ide bagi pemerintah.
"Sahabat baru kami dalam koalisi (PAN-Red) maka semakin memperkuat dan memperkaya gagasan dan pandangan serta ide-ide baru dalam rangka melanjutkan pemerintahan dan mengisi demokrasi Indonesia," ujar Johnny.
Johnny menuturkan semua ketua umum partai politik pendukung pemerintah menyambut baik bergabungnya PAN ke dalam pemerintahan Jokowi dan Ma'ruf Amin.
"Kita berharap setelah PAN bergabung (ke koalisi pemerintah-Red) semakin banyak gagasan yang beragam bagi jalannya pemerintahan," katanya.
Dalam pertemuan tersebut, Johnny menuturkan Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan mengucapkan terima kasih kepada Presiden Jokowi karena telah diundang dan diajak bergabung dalam koalisi. PAN juga siap memberikan masukan-masukan yang diperlukan bagi pemerintah.