← Beranda
Kiai Ma'ruf Minta Jokowi, Pak Presiden Kapan Sahabat Saya Dipulangkan?
Fersita Felicia Facette• Kamis, 30 Agustus 2018 | 00.35 WIB
Ilustrasi Pilres 2019, Jokowi dan Kiai Ma

JawaPos.com - Kiai Ma'ruf Amin dikabarkan selalu meminta kepada Presiden Joko Widodo untuk segera memulangkan Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab. Itu dilakukannya sebelum dicalonkan sebagai wakil presiden pendamping Jokowi di 2019 mendatang. 


"Kiai Ma'ruf setiap ketemu presiden tanya 'kapan kawan saya (Rizieq Shihab) bisa dipulangkan'. Sebelum dia dicalonkan. Dia bilang, 'Pak Presiden kapan sahabat saya dipulangkan'," tutur kuasa hukum Rizieq Shihab, Kapitra Ampera menirukan pernyataan Kiai Ma'ruf saat ditemui di bilangan Trunojoyo, Jakarta, Rabu (29/8).


Bahkan pertanyaan itu kabarnya diajukan hingga belasan kali. "Delapan belas sampai dua puluh kali setiap ketemu presiden dia minta kapan sahabat saya bisa pulang," ungkap Kapitra. 


Namun kala itu, Jokowi menjawab agar Ma'ruf menunggu agar proses hukum Rizieq Shihab di kepolisian tuntas terlebih dahulu. Nah, lantaran kasus pendiri FPI itu kini sudah diberhentikan pihak kepolisian, Kapitra mengaku sudah menanyakan kembali nasib kliennya kepada Kiai Ma'ruf di Makkah kemarin agar di-follow up kepada Jokowi.


"Saya sudah bilang ke Pak Kiai kemarin di Mina, tolong dong Pak Kiai ngomongin (ke Jokowi)," klaim Kapitra. 


Selain bertanya ke Ma'ruf, Kapitra mengaku juga mengaku sudah meminta kepada PDI Perjuangan agar mendesak kepulangan Rizieq Shihab pada Presiden Jokowi. "Saya bilang lagi ke Kiai Ma'ruf mungkin sudah ngomong (ke Jokowi). Makanya saya masuk PDI nih, dicalonkan, saya juga minta dong ke partai, lo yang nyalonin PDI nih," umbar Kapitra.

EDITOR: Fersita Felicia Facette