JawaPos.com - Menyikapi maraknya rilis hasil survey yang mengunggulkan pasangan Anies Baswedan-Sandiga Uno membuat Ketua Umum Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Prabowo Subianto bangga.
Namun menurut Prabowo, bukan kemenangan itu yang menggugah dirinya. Mantan Danjen Kopassus itu menangkap pesan yang lebih dalam adanya kerinduan warga Jakarta untuk sebuah perubahan. "Adanya harapan warga Jakarta untuk punya gubernur baru," katanya.
Karenanya, menjelang hari H pencoblosan putaran kedua Pilkada DKI Jakarta yang jatuh pada Rabu 19 April mendatang, Prabowo mengajak pemilih mengakhiri Jakarta yang gaduh dan terbelah.
Menurut Prabowo, dirinya memberikan jaminan terhadap pasangan calon Gubernur-Wakil Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Sandiaga Uno akan merawat keberagaman Jakarta akan dirawat, ditekankan pula sisi keadilan sosial dan rasa persatuannya.
"Saudara dan Saudari warga Jakarta. Mari bersama kita akhiri Jakarta yang gaduh. Kita sudahi Jakarta yang terbelah," ujar Prabowo dalam keterangan tertulis yang diterima JawaPos.com, Sabtu (15/4).
Ungkap Prabowo, semua pihak jenuh dengan Jakarta yang gaduh dan bosan dengan masyarakat terbelah. Padahal ini hanya kecewa ulah satu orang saja, yakni Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).
"Ingin Jakarta yang bersatu. Kemakmuran memerlukan Jakarta yang stabil. Bisnis memerlukan Jakarta yang aman. Rakyat banyak menginginkan Jakarta yang berkeadilan. Dan umat beragama memerlukan pemimpin yang menghormati keyakinan mereka," ungkapnya.
Oleh sebab itu, Prabowo meminta semua masyarakat untuk mewujudkannya Jakarta yang dirindukan, seperti tidak adanya golput. "Satu suara anda menentukan. Perubahan Jakarta tak terjadi jika banyak pendukungnya yang golput," imbuhnya.
Pria kelahiran Jakarta 17 Oktober 1951 ini menambahkan, kecurangan menjadi musuh bersama. Misalnya melaporkan jika ada yang kecurangan di Pilgub DKI Jakarta. "Sekali lagi mari kita akhiri Jakarta yang gaduh dan terbelah Jakarta butuh Anies-Sandiaga untuk Jakarta bersatu," pungkasnya.(cr2/JPG)