JawaPos.Com - Di tengah santernya kabar tentang pencopotan Komjen Budi Waseso dari posisi kepala Bareskrim Polri, dukungan ke perwira polisi yang beken dengan sapaan Buwas itu terus mengalir. Kali ini, dukungan datang dari politikus muda PDIP, Banyu Biru Djarot.
Berbicara dalam sebuah diskusi bertema “Ada Apa dengan Buwas?” yang digelar Komunitas Banteng Muda (KBM) di Jakarta, Kamis (3/9), Banyu memuji langkah tegas Bareskrim di bawah komando Buwas akhir-akhir ini. Sebab, baru kali ini Bareskrim Polri bisa tancap gas mengusut kasus korupsi. Tidak hanya satu atau dua kasus, tapi banyak kasus dengan nilai kerugian negara yang besar.
“Pak Buwas itu ibaratnya Michael Schumacher-nya kita di arena balapan melawan korupsi,” kata Banyu dalam diskusi rutin yang digelar di rumah KBM itu. Seperti diketahui, Schumacher merupakan satu-satunya kampiun balapan Formula 1 pemegang rekor juara terbanyak.
Sayangnya, tiba-tiba muncul kabar Buwas dicopot karena dianggap meresahkan dunia usaha sehingga mengganggu upaya pemulihan perekonomian nasional. Menurut Banyu, hal itu semakin menguatkan kecurigaan bahwa ada pihak yang tak nyaman dengan tindakan Bareskrim sehingga memunculkan kegaduhan sebagai pengalih.
“Ini bukan kegaduhan ekonomi. Ini aksi kegaduhan terhadap para koruptor demi teduhnya ekonomi," kata Banyu yang juga ketua umum KBM itu.
Karenanya putra seniman kondang Erros Djarot itu mengharapkan Buwas tetap dipertahankan di posisi Kabareskrim Polri. Sebab, aksi Buwas dan Bareskrim melibas korupsi jelas bersesuaian dengan Nawacita yang disuarakan pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla.
“Kami di KBM mendukung Presiden Jokowi dan Pak Buwas berantas korupsi 1945 persen. Kalau enggak korupsi ya jangan sensi, salam dua jari, jangan lupa pilih yang berani," ujar Banyu menirukan Salam Dua Jari yang populer di era kampanye pilpres tahun lalu.(ara/JPG)