← Beranda
Final Piala Dunia 2026 Spanyol vs Argentina: Sajikan Duel Guru vs Murid!
Aprillia JPSabtu, 18 Juli 2026 | 06.47 WIB
Luis de la Fuente kembali membawa Spanyol ke final setelah mengalahkan Prancis di semifinal. Statistik menunjukkan kemenangan atas Les Bleus kerap menjadi awal perjalanan La Furia Roja menuju gelar juara. (Instagram @sefutbol)

 

 

JawaPos.com - Spanyol akan berhadapan dengan Argentina dalam laga puncak Piala Dunia 2026. Sebelumnya, Spanyol melangkah ke final setelah menyingkirkan Prancis dengan skor 2-0, sedangkan Argentina harus berjuang keras sebelum menundukkan Inggris dengan skor 2-1.

Dalam laga final Piala Dunia 2026 itu, Spanyol berpeluang untuk meraih gelar Piala Dunia kedua setelah sukses meraih gelar pertama pada 2010.

Di sisi lain, Argentina mengincar sejarah sebagai tim yang mampu mempertahankan gelar juara dunia, sejak terakhir kali dilakukan Brasil pada 1962.

Menariknya, ada cerita unik antara pelatih Spanyol Luis de la Fuente dan pelatih Argentina Lionel Scaloni. Kedua entrenador itu rupanya memiliki hubungan erat yang terjalin sejak 2017.

Saat itu, De la Fuente merupakan seorang guru kursus kepelatihan di akademi Federasi Sepak Bola Spanyol (RFEF) di Las Rozas, Madrid dan Scaloni merupakan salah satu muridnya.

Usai laga melawan Prancis, De la Fuente bahkan sempat menyatakan keinginannya menghadapi Argentina di final dan mengungkapkan bahwa dirinya kenal dekat dengan Scaloni.

Pelatih Timnas Argentina, Lionel Scaloni akan menghadapi gurunya di final Piala Dunia 2026.  (FIFA)
Pelatih Timnas Argentina, Lionel Scaloni akan menghadapi gurunya di final Piala Dunia 2026. (FIFA)

 

Lionel Scaloni pun tak menampik peran besar De la Fuente dalam perjalanan awal karier kepelatihannya. “Luis sangat membantu kami yang mengikuti kursus kepelatihan di Las Rozas. Saya sempat berbincang dengannya dan saya mendoakan yang terbaik untuknya,” kata Scaloni dikutip dari Reuters.

Menjelang final, Scaloni mengungkapkan perasaannya terhadap sang guru. “Saya senang untuknya. Dia pantas mendapatkannya. Dia orang yang hebat. Apa yang kami lihat dari timnya adalah sesuatu yang ingin kami miliki juga. Jika kami bertemu di final, tidak akan ada telepon sampai setelah pertandingan,” ujar Scaloni.

Kedekatan Scaloni dengan Spanyol pun tidak hanya sebatas pendidikan kepelatihan. Scaloni memiliki ikatan keluarga dengan negara tersebut, istrinya berasal dari Spanyol, anak-anaknya lahir di sana, dan ia pernah bermain untuk beberapa klub di Negeri Matador itu seperti Deportivo La Coruna, Racing Santander, dan Mallorca.

Sementara itu, De la Fuente mengungkapkan bahwa dirinya tidak menyangka akan menghadapi muridnya sendiri di final Piala Dunia 2026. “Siapa yang menyangka saat itu? Hidup ini luar biasa. Jika kami saat ini menjadi juara dunia dan Eropa, itu karena kerja keras, kerja keras, dan kerja keras,” ujar De la Fuente dikutip dari La Gazetta dello Sport.

Dia juga mengungkapkan bahwa Scaloni merupakan murid yang menonjol. “Seperti di semua kelas di seluruh dunia, selalu ada siswa yang berbeda dan dia salah satunya. Ada kegelisahan, pertanyaan, rasa ingin tahu, serta kecerdasan yang luar biasa. Scaloni selalu duduk di baris paling depan, layaknya siswa terbaik di kelas,” katanya.

De la Fuente menambahkan bahwa Scaloni sudah menunjukkan tanda-tanda sebagai pelatih sejak awal. “Dia memaparkan visinya tentang sepak bola kepada saya, visi yang berbeda dari milik saya. Atau setidaknya berbeda dari pandangan saya kala itu, saat saya berperan sebagai pembina pemain maupun pelatih, sekaligus pelatih tim nasional junior. Dia memberi kesan seolah-olah dia memang sudah lama menanti kesempatan untuk menjadi pelatih,” lanjut De la Fuente.

Baca Juga: Jelang Final Piala Dunia 2026, Argentina Terancam Sanksi FIFA Spanduk Falkland, Lawan Spanyol Bisa Diwarnai Kontroversi

Menjelang pertemuan keduanya, De la Fuente menegaskan bahwa mereka memegang nilai yang sama. “Kesuksesan dalam olahraga itu sifatnya sementara, yang terpenting ialah hubungan dan ikatan dengan sesama. Kami memiliki nilai-nilai yang sama dan saya merasa memiliki kesamaan dengannya,” tegasnya. (*)

 

EDITOR: Dinarsa Kurniawan