← Beranda
Irak Hancur di Piala Dunia 2026, Graham Arnold Harap Timnya Petik Pelajaran Berharga
AntaraSabtu, 27 Juni 2026 | 20.55 WIB
Pelatih Irak, Graham Arnold. (Istimewa)

 

JawaPos.com - Pelatih timnas Irak Graham Arnold berharap pemain-pemainnya memetik pengalaman berharga dari Piala Dunia 2026 setelah mereka menyelesaikan ajang akbar ini dengan tiga kekalahan dari tiga laga di Grup I, dikutip dari ANTARA.

Irak, yang kembali ke Piala Dunia setelah 40 tahun absen, mengakhiri laga Grup I dengan kekalahan telak 0-5 dari Senegal di Stadion Toronto, Kanada, Sabtu WIB. Sebelumnya, mereka kalah 1-4 dari Norwegia dan 0-3 dari Prancis.

"Kami tampil baik dalam dua dari tiga pertandingan. Ini merupakan perjalanan yang menyenangkan dan saya berharap para pemain akan pulang dengan membawa pengalaman yang berharga," kata Arnold, dikutip dari laman resmi FIFA, Sabtu.

Baca Juga: Meski Cetak Hattrick untuk Timnas Prancis, Ousmane Dembele Lebih Suka Performanya Lawan Senegal dan Irak

Laga terakhir itu berjalan sangat sulit untuk Irak karena mereka sudah bermain dengan 10 pemain sejak menit ke-13 setelah Rebin Sulaka mendapatkan kartu merah. Kartu merah ini terjadi setelah Senegal mencetak gol cepat pada menit keempat melalui Habib Diarra.

Setelah kartu merah itu, Senegal yang mengincar kemenangan dengan skor besar untuk menjaga asa kelolosan ke babak 32 besar, menambah empat gol pada babak kedua melalui Ismaila Sarr (56'), Pape Gueye (59', 71'), dan Iliman Ndiaye (82').

"Hari ini benar-benar sangat berat setelah kartu merah di awal pertandingan. Ketika Anda melakukan kesalahan seperti yang kami lakukan, Anda akan dihukum di Piala Dunia. Kami berada di grup yang sangat berat," ujar Arnold yang pernah menukangi Australia di Piala Dunia 2022 itu.

Baca Juga: Timnas Senegal Pesta Gol Lawan 10 Pemain Irak, Peluang Lolos ke-32 Besar Piala Dunia Masih Terbuka

Sementara itu, pelatih Senegal Pape Thiaw mengatakan kemenangan besar ini sangat layak didapatkan negaranya.

Saat ini, Senegal pun sudah dipastikan lolos ke babak 32 besar setelah menjadi salah satu dari delapan tim peringkat ketiga terbaik.

"Kami menang 5-0 dan saya rasa kemenangan itu memang sepenuhnya layak kami raih. Tim menangani pertandingan ini dengan sangat baik. Pada awalnya tidak mudah karena kami menghadapi rival langsung yang juga menginginkan kemenangan ini," kata Thiaw.

EDITOR: Banu Adikara