← Beranda
UPJ Kukuhkan 700 Lulusan, Siapkan Talenta Siap Hadapi Perubahan Dunia Kerja
Nanda PrayogaSabtu, 5 September 2026 | 22.51 WIB
Universitas Pembangunan Jaya (UPJ) mengukuhkan 700 lulusan dalam Wisuda ke-12 yang digelar di Ecovention Hall, Ancol, Jakarta, Sabtu (5/9). (Nanda/JawaPos.com)

JawaPos.com – Universitas Pembangunan Jaya (UPJ) mengukuhkan 700 lulusan dalam Wisuda ke-12 yang digelar di Ecovention Hall, Ancol, Jakarta, Sabtu (5/9). Momentum tersebut menjadi bagian dari upaya UPJ mempersiapkan lulusan yang mampu cepat beradaptasi dengan perubahan dunia kerja.

Dalam proses pendidikannya, UPJ menerapkan pendekatan Living Lab dengan menjadikan lingkungan nyata sebagai bagian dari proses pembelajaran. Kawasan, perusahaan, proyek, hingga jejaring profesional dalam ekosistem Pembangunan Jaya dimanfaatkan sebagai ruang mahasiswa untuk belajar menghadapi persoalan di dunia nyata.

Lewat magang, proyek industri, kerja profesi, penelitian terapan, pengabdian kepada masyarakat, serta kolaborasi dengan berbagai mitra, mahasiswa memperoleh kesempatan untuk menguji pengetahuan yang dipelajari di kelas. Pengalaman tersebut sekaligus mendorong kemampuan memecahkan masalah, bekerja lintas disiplin, dan menghasilkan solusi yang relevan.

Presiden UPJ Frans Satyaki Sunito mengatakan pendidikan di UPJ tidak hanya berfokus pada pemberian ilmu pengetahuan dan pengalaman penerapannya. Para mahasiswa juga dibekali nilai-nilai Jaya sebagai bagian dari pembentukan karakter.

Baca Juga: Gerak Jakarta, UPJ Gelar Bedah Buku Sejarah Pembangunan Kota Jakarta

“Esensi dari nilai-nilai ini adalah integritas dan keadilan, yang saya percaya akan menjadi landasan moril yang kokoh bagi segenap lulusan UPJ. Guna memastikan keberhasilannya dalam meniti karier,” ujar Frans.

Sementara, Rektor UPJ Elisabeth Rukmini mengatakan pendekatan Living Lab menjadi salah satu bagian penting dalam mempersiapkan mahasiswa menghadapi dinamika dunia profesional. Menurut dia, pengalaman belajar melalui persoalan nyata dapat membantu mahasiswa memahami kebutuhan industri sekaligus tantangan masyarakat.

“Menuju 2030, UPJ berkomitmen melahirkan lulusan yang mampu membaca perubahan, menciptakan solusi, serta memberi dampak bagi industri dan masyarakat umum,” bebernya.

202 Lulusan Sudah Bekerja Sebelum Wisuda

Kesiapan lulusan memasuki dunia kerja juga terlihat dari data tahun akademik 2024/2025. Dari 652 wisudawan pada periode tersebut, sebanyak 202 orang tercatat telah bekerja sebelum pelaksanaan wisuda.

Selain mendorong kesiapan profesional mahasiswa, UPJ juga terus mengembangkan aktivitas akademik melalui penelitian, publikasi, dan pengabdian kepada masyarakat. Sepanjang tahun akademik 2025/2026, kampus tersebut mencatat 19 penelitian, 451 publikasi, dan 119 kegiatan pengabdian kepada masyarakat.

Mahasiswa UPJ juga mencatat sejumlah prestasi di berbagai bidang. Tercatat 77 prestasi akademik dan 125 prestasi non-akademik diraih mahasiswa sepanjang periode tersebut.

Berbagai capaian itu menjadi bagian dari pengembangan budaya akademik yang tidak hanya menempatkan mahasiswa sebagai penerima pengetahuan. Mahasiswa juga didorong untuk menguji gagasan, mengembangkan kompetensi, serta menghasilkan kontribusi yang dapat dirasakan di luar lingkungan kampus.

Dalam usia ke-15, UPJ kini memiliki 4.116 alumni yang telah berkiprah di berbagai bidang profesional. Wisuda ke-12 dengan tema “Memintal Makna, Menenun Masa Depan” menjadi penanda berakhirnya satu tahap pendidikan sekaligus awal perjalanan para lulusan di dunia profesional dan masyarakat.

Cak Lontong meriahkan wisuda UPJ yang digelar di Ecovention Hall, Ancol, Jakarta, Sabtu (5/9). (Nanda/JawaPos.com)
Cak Lontong meriahkan wisuda UPJ yang digelar di Ecovention Hall, Ancol, Jakarta, Sabtu (5/9). (Nanda/JawaPos.com)

Di sisi lain, Ketua Panitia Wisuda ke-12 UPJ Ratna Safitri mengatakan perjalanan menuju wisuda tidak terlepas dari perjuangan para lulusan serta dukungan keluarga. Karena itu, wisuda dinilai bukan sekadar seremoni kelulusan, melainkan momentum untuk membawa pengalaman selama kuliah menuju fase kehidupan berikutnya.

“Di balik setiap toga yang dikenakan para wisudawan dan wisudawati terdapat perjuangan, doa, dan dukungan keluarga yang tidak selalu terlihat. Karena itu, wisuda bukan sekadar akhir perjalanan, tetapi momen ketika makna yang telah dipintal bersama mulai menenun masa depan,” kata Ratna.

Wisuda tersebut turut dihadiri jajaran pimpinan Grup Pembangunan Jaya, antara lain Presiden Direktur PT Pembangunan Jaya Trisna Muliadi dan Direktur PT Pembangunan Jaya Yohanes Henky Wijaya. Kepala LLDIKTI Wilayah IV Lukman juga hadir dalam kegiatan wisuda tersebut.

Mantan Kepala BNPT Komjen Pol. (Purn.) Suhardi Alius hadir sebagai inspirational speaker dan menyampaikan perspektif mengenai kepemimpinan, integritas, perjalanan profesional, serta tantangan yang dihadapi generasi muda. Rangkaian Dies Natalis ke-15 UPJ dan wisuda juga turut dimeriahkan oleh komedian terkenal Cak Lontong.

EDITOR: Edy Pramana