JawaPos.com - Transformasi digital yang semakin cepat membuat kebutuhan industri terhadap talenta yang menguasai teknologi digital terus meningkat. Namun, kesenjangan antara kompetensi lulusan dan kebutuhan dunia kerja masih menjadi tantangan yang dihadapi banyak perguruan tinggi.
Karena itu, kolaborasi antara kampus dan industri dinilai menjadi salah satu langkah penting untuk menghasilkan sumber daya manusia yang siap menghadapi perubahan teknologi digital.
Komitmen tersebut salah satunya ditunjukkan oleh School of Information Systems BINUS University melalui penguatan pembelajaran Enterprise Resource Planning (ERP), pemanfaatan teknologi industri dalam proses belajar mengajar, hingga keterlibatan mahasiswa dalam proyek yang menyelesaikan persoalan nyata di dunia usaha.
Baca Juga: Pakar Internasional Bahas Standar Penggunaan Teknologi Regenerative Aesthetics di Bali
Upaya tersebut mendapat pengakuan dalam ajang SAP Academic Community Conference APAC 2026. Meski penghargaan menjadi bagian dari capaian tersebut, yang lebih penting adalah pengakuan terhadap implementasi kurikulum yang mengacu pada standar industri, inovasi pembelajaran, serta kolaborasi aktif antara dunia pendidikan dan sektor teknologi.
Pengakuan tersebut mencakup implementasi kurikulum ERP sesuai standar SAP University Alliances Portfolio, pencapaian mahasiswa dalam berbagai kompetisi, serta integrasi teknologi SAP ke dalam proses pembelajaran, termasuk melalui pemanfaatan SAP Learning Hub.
Selain itu, kontribusi mahasiswa dalam mengembangkan berbagai proyek yang menjawab tantangan industri, pembuatan Proof of Concept (POC), hingga kolaborasi bersama mitra industri juga menjadi salah satu aspek yang mendapat apresiasi. Aktivitas pengembangan komunitas akademik melalui berbagai kegiatan SAP University Alliances turut menjadi bagian dari penilaian.
Baca Juga: Cegah Selisih Data Pajak, Restoran dan Hotel di Surabaya Wajib Pakai Sistem Pelaporan Digital
Dekan School of Information Systems BINUS University, Dr. Rudy, S.Kom., M.M., mengatakan bahwa capaian tersebut merupakan hasil dari upaya berkelanjutan dalam menyelaraskan pendidikan tinggi dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan dunia kerja.
"Kami sangat bangga atas apresiasi yang diberikan oleh SAP University Alliances. Penghargaan ini menjadi validasi atas upaya berkelanjutan kami dalam menghadirkan kurikulum yang tidak hanya relevan secara akademis, tetapi juga adaptif terhadap kemajuan teknologi industri. Sinergi antara pengajaran, penelitian, dan inovasi bersama mitra industri seperti SAP adalah kunci utama bagi kami untuk mempersiapkan lulusan yang siap menjadi pemimpin di era digital," ujar Rudy melalui keterangannya.
Menurut dia, sinergi antara institusi pendidikan dan pelaku industri tidak hanya meningkatkan kualitas pembelajaran, tetapi juga memberikan pengalaman nyata kepada mahasiswa melalui proyek-proyek berbasis kebutuhan bisnis.
Pendekatan tersebut diharapkan mampu menghasilkan lulusan yang lebih siap memasuki dunia kerja sekaligus mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi yang terus berubah.
Ke depan, kolaborasi semacam ini dipandang akan semakin penting seiring meningkatnya kebutuhan perusahaan terhadap tenaga kerja yang memiliki kemampuan digital, memahami sistem bisnis modern, dan mampu menghadirkan solusi berbasis teknologi bagi berbagai sektor industri.