← Beranda
10 Universitas dengan Jurusan Hukum Terbaik Indonesia 2026 Versi SCImago, Unair Puncaki Daftar
Fatah ElhuseinSabtu, 4 April 2026 | 03.08 WIB
Ilustrasi gedung Rektorat Universitas Airlangga, Surabaya. (Humas Unair)

JawaPos.com – Studi hukum masih menjadi salah satu pilihan favorit calon mahasiswa yang akan masuk universitas setiap tahunnya.

Prospek kerja yang luas, mulai dari advokat, jaksa, hakim, hingga sektor korporasi, membuat program studi ini tetap diminati.

Namun, memilih kampus dengan jurusan hukum terbaik tidak bisa dilakukan secara sembarangan.

Kualitas pengajaran, riset, hingga reputasi institusi menjadi faktor penting yang perlu dipertimbangkan sejak awal.

Baca Juga: Fenomena 'Kabur Aja Dulu', Kampus Soroti Pentingnya Brain Circulation Talenta Indonesia

Salah satu rujukan yang bisa digunakan adalah pemeringkatan global berbasis data riset dan dampak akademik.

Pemeringkatan ini memberikan gambaran objektif tentang kualitas suatu program studi di tingkat internasional.

Pada 2026, SCImago Institutions Rankings kembali merilis daftar universitas terbaik di berbagai bidang, termasuk hukum (law).

Hasilnya, sejumlah perguruan tinggi di Indonesia berhasil masuk dalam daftar dengan posisi yang cukup kompetitif secara global.

Berikut 10 universitas dengan jurusan hukum terbaik di Indonesia versi SCImago 2026.

Baca Juga: Mahasiswi UPN Veteran Jakarta Jadi Korban Pelecehan Digital, Kampus Klaim Sudah Berikan Pendampingan

1. Universitas Airlangga (Peringkat dunia: 92)

Universitas Airlangga Surabaya menempati posisi pertama di Indonesia untuk bidang studi hukum. 

Kampus ini dikenal memiliki kekuatan dalam riset hukum serta kontribusi akademik yang signifikan di tingkat internasional.

2. UIN Ar-Raniry Banda Aceh (Peringkat dunia: 131)

UIN Ar-Raniry menunjukkan performa yang impresif dengan menempati posisi kedua nasional untuk studi Hukum.

Kampus ini aktif dalam pengembangan studi hukum berbasis nilai-nilai keislaman dan sosial.

3. Universitas Sebelas Maret (Peringkat dunia: 196)

UNS terus memperkuat posisinya melalui peningkatan kualitas riset dan publikasi ilmiah di bidang hukum. Peran aktif dalam pengabdian masyarakat juga menjadi nilai tambah.

Baca Juga: BGN Kolaborasi dengan Kampus untuk Akselerasi Program MBG

4. Universitas Indonesia (Peringkat dunia: 257)

UI tetap menjadi salah satu kampus unggulan dengan jurusan hukum terbaik di Indonesia.

Reputasi global dan jaringan luas menjadi kekuatan utama dalam mendukung kualitas pendidikan.

5. UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta (Peringkat dunia: 262)

UIN Sunan Kalijaga dikenal dengan pendekatan integratif antara hukum dan nilai-nilai keislaman.

Kampus ini terus berkembang dalam bidang riset hukum yang relevan dengan isu-isu sosial.

6. UIN Syarif Hidayatullah Jakarta (Peringkat dunia: 276)

UIN Syarif Hidayatullah memiliki kontribusi signifikan dalam pengembangan studi hukum, terutama dalam perspektif hukum Islam dan sosial kemasyarakatan.

Baca Juga: STIESIA Surabaya Buka Banyak Jalur Beasiswa untuk Gen Z, Safari Ramadhan Jadi Pintu Awal Mengenal Kampus Inklusif

7. Universitas Diponegoro (Peringkat dunia: 318)

Undip menunjukkan peningkatan dalam kualitas akademik dan riset hukum sehingga masuk dalam 10 besar studi hukum terbaik di Indonesia.

Kampus ini aktif dalam berbagai penelitian yang berkontribusi pada perkembangan hukum di Indonesia.

8. Universitas Negeri Semarang (Peringkat dunia: 325)

UNNES masuk dalam daftar kampus dengan studi Hukum dengan performa yang tergolong stabil.

Fokus pada pengembangan pendidikan hukum menjadi salah satu kekuatan utama kampus ini.

9. Universitas Gadjah Mada (Peringkat dunia: 353)

UGM tetap menjadi salah satu kampus yang diperhitungkan dalam bidang hukum. Tradisi akademik yang kuat menjadi fondasi dalam menghasilkan lulusan berkualitas.

Baca Juga: Mahasiswa UIN Suska Riau Tikam Teman Dekatnya di Lorong Kampus, Motifnya Ternyata Karena Sakit Hati

10. Universitas Padjadjaran (Peringkat dunia: 355)

Unpad melengkapi daftar 10 besar dengan kontribusi riset dan inovasi di bidang hukum yang terus berkembang.

 

 

EDITOR: Bayu Putra