JawaPos.com - Provinsi Jawa Timur menunjukkan dominasinya di jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) tahun 2025 lalu. Dari data resmi SNPMB, provinsi ini mencatatkan diri sebagai daerah dengan jumlah peserta lulus terbanyak secara nasional, mengungguli Jawa Barat dan Jawa Tengah.
Capaian ini menegaskan pososi Jawa Timur sebagai salah satu lumbung calon mahasiswa unggulan di Indonesia. Tidak hanya unggul dari sisi jumlah peserta yang diterima, tingkat kelulusan yang diraih juga mencerminkan kesiapan akademik siswa SMA/SMK/MA di provinsi tersebut.
Berdasarkan paparan resmi SNPMB dalam konferensi pers pengumuman SNBP 2025, Jawa Timur mengirimkan 106.236 peserta, dengan 27.994 siswa dinyatakan lulus. Angka ini menempatkan Jawa Timur di posisi teratas dari 20 provinsi dengan peserta lulus terbanyak.
Di posisi berikutnya ada Jawa Barat dengan 18.437 peserta lulus dari 125.670 pendaftar, disusul Jawa Tengah yang mencatat 14.676 peserta lulus dari 94.831 peserta. Sumatera Utara dan Aceh melengkapi lima besar nasional.
Pengalaman menghadapi seleksi nasional dari tahun ke tahun membuat sekolah dan siswa lebih matang dalam mempersiapkan diri. Pendampingan intensif dari guru juga menjadi faktor pendukung yang sulit diabaikan.
Menariknya, meski Jawa Timur unggul secara jumlah, tingkat keketatan SNBP di beberapa provinsi lain justru lebih tinggi. Hal ini menunjukkan bahwa persaingan di SNBP tidak hanya soal kuantitas peserta, tetapi juga kualitas dan rasio kelulusan.
Lalu, apakah tren ini akan berlanjut pada SNBP 2026? Peluang Jawa Timur untuk kembali memimpin masih terbuka. Namun, provinsi lain dengan tingkat keketatan tinggi berpotensi mengejar, terutama jika jumlah peserta dan kualitas akademik terus meningkat.
Sebagai gambaran, berikut daftar lengkap 20 provinsi dengan peserta lulus terbanyak SNBP 2025, lengkap dengan jumlah peserta, jumlah yang diterima, dan tingkat keketatannya.
Daftar 20 Provinsi dengan Peserta Lulus Terbanyak SNBP 2025
1. Jawa Timur
Peserta: 106.236 | Lulus: 27.994 | Keketatan: 26,35%
2. Jawa Barat
Peserta: 125.670 | Lulus: 18.437 | Keketatan: 14,67%
3. Jawa Tengah
Peserta: 94.831 | Lulus: 14.676 | Keketatan: 15,48%
4. Sumatera Utara
Peserta: 56.301 | Lulus: 13.510 | Keketatan: 24,00%
5. Aceh
Peserta: 19.167 | Lulus: 8.427 | Keketatan: 43,97%
6. Sulawesi Selatan
Peserta: 30.523 | Lulus: 7.926 | Keketatan: 25,97%
7. Sumatera Barat
Peserta: 27.362 | Lulus: 6.939 | Keketatan: 25,36%
8. DKI Jakarta
Peserta: 41.422 | Lulus: 5.956 | Keketatan: 14,38%
9. Banten
Peserta: 31.740 | Lulus: 5.039 | Keketatan: 15,88%
10. Riau
Peserta: 24.511 | Lulus: 5.038 | Keketatan: 20,55%
11. Sumatera Selatan
Peserta: 25.163 | Lulus: 5.031 | Keketatan: 19,99%
12. Bali
Peserta: 12.012 | Lulus: 4.773 | Keketatan: 39,74%
13. Lampung
Peserta: 19.608 | Lulus: 4.607 | Keketatan: 23,50%
14. Kalimantan Timur
Peserta: 14.417 | Lulus: 3.742 | Keketatan: 25,96%
15. Nusa Tenggara Timur
Peserta: 12.326 | Lulus: 3.185 | Keketatan: 25,84%
16. Kalimantan Barat
Peserta: 12.888 | Lulus: 3.159 | Keketatan: 24,51%
17. DI Yogyakarta
Peserta: 15.334 | Lulus: 3.068 | Keketatan: 20,01%
18. Sulawesi Tenggara
Peserta: 9.150 | Lulus: 2.942 | Keketatan: 32,15%
19. Sulawesi Utara
Peserta: 6.661 | Lulus: 2.801 | Keketatan: 42,05%
20. Kalimantan Selatan
Peserta: 9.503 | Lulus: 2.693 | Keketatan: 28,34%
Data ini sekaligus menunjukkan bahwa SNBP bukan hanya soal siapa yang mengirim peserta terbanyak, tetapi juga seberapa ketat persaingan di tiap daerah.
Menjelang SNBP 2026, peta persaingan dipastikan semakin dinamis dan menantang bagi seluruh provinsi di Indonesia.