← Beranda
Bentuk Pelayanan Khusus buat Penyandang Disabilitas
Suryo Eko PrasetyoRabu, 8 Februari 2017 | 02.18 WIB
TERAPIS: Auratul Devi Safitri (tengah) mempraktikkan alat permainan edukatif.

JawaPos.com – Pelayanan bagi penyandang disabilitas terus ditingkatkan Dinas Pendidikan (Dispendik) Kota Surabaya. Misalnya, yang terlihat di SMPN 39 Surabaya. Beraneka ragam alat terapi tampak di ruangan 7 x 10 meter.


Petugas Pusat Layanan Disabilitas (PLD) Kota Surabaya Wilayah Selatan Ridlo Utomo yang ditemani petugas lainnya, Auratul Devi Safitri dan Rizal Fathoni, menjelaskan secara detail fungsi ruangan tersebut. Di lemari ada alat permainan edukatif (APE) yang terbuat dari kayu dan plastik. Permainan tersebut, terang Ridlo, digunakan untuk terapi motorik kasar bagi anak berkebutuhan khusus (ABK).


Di ruangan tersebut juga terlihat matras serta tangga titian. ’’Tangga digunakan untuk melatih keseimbangan ABK. Dengan alat ini, kondisi fisik dan psikis siswa bisa dilihat,’’ jelas pemuda 26 tahun itu.


Ridlo menyatakan, pembukaan lima cabang PLD di Surabaya itu bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat, khususnya mengenai potensi putra-putri mereka. Selama ini, gejala ABK pada anak sering tidak terdeteksi sejak dini oleh orang tua. Mereka baru merasakan perbedaan saat anak memasuki usia SD.


Padahal, dengan deteksi dini, orang tua bisa lebih siap membesarkan putranya dengan kondisi menyandang disabilitas. Deteksi dini juga bisa membantu orang tua menentukan potensi anak. ’’Jangan dikira ABK tak punya potensi. Semua anak memilikinya,’’ tegas alumnus Pendidikan Luar Biasa (PLB) Unesa itu.


Saat ini, terang Ridlo, PLD masih dikembangkan. Maklum, baru sebulan dibentuk. Saat ini setiap PLD masih berisi psikolog dan tenaga terapi. Tenaga kesehatan seperti dokter dan psikiater akan ditempatkan secara bertahap.



Ridlo menambahkan, selain bisa diakses semua orang, PLD tidak memungut biaya alias gratis. Semua dana sudah ditanggung Pemkot Surabaya sebagai pelaksana program. (elo/c5/jan/sep/JPG)

EDITOR: Suryo Eko Prasetyo