← Beranda
As Roda Belakang Chery Omoda 5 Patah Lagi di Malaysia: Netizen Mulai Was-Was!
Dony Lesmana Eko Putra• Jumat, 9 Oktober 2026 | 00.56 WIB
Cheri Omoda 5 yang patah as roda bagian belakang. (Istimewa)

JawaPos.com - Dunia otomotif Asia Tenggara kembali diguncang kabar mengejutkan. Sebuah Chery Omoda 5 dilaporkan mengalami insiden patah as roda belakang (rear axle beam) hingga terlepas total saat melintas di jalan raya kawasan AEON Tebrau, Johor Bahru, Malaysia pada 6 Oktober 2026.

Foto dan video kejadian yang memperlihatkan SUV futuristik tersebut ambles di pinggir jalan langsung viral dan memicu gelombang reaksi keras dari warganet.

Netizen Ungkit Kasus Lama: "Dejavu Pertengahan 2024"

Insiden ini memicu respons negatif yang masif dari netizen di Malaysia maupun Indonesia. Banyak yang merasa dejavu dan langsung mengaitkan kejadian ini dengan cacat produksi massal pada pertengahan 2024 silam.

Saat itu, Chery terpaksa melakukan recall (penarikan kembali) terhadap 600 unit Omoda 5 di Malaysia setelah kasus patah as roda akibat masalah pengelasan terungkap ke publik.

Baca Juga: Roda As Belakang Omoda 5 di Malaysia Bermasalah, Chery Indonesia Pastikan Beda Lini Produksi 

Kembali berulangnya masalah fatal yang sama membuat netizen mulai meragukan sistem Quality Control (QC) dari pabrikan asal Tiongkok tersebut.

Di kolom komentar media sosial instagram dibeberapa akun, reaksi netizen terbelah antara kecemasan serius dan sindiran tajam. Ada yang mengkhawatirkan keselamatan, bagi pemilik omoda ada yang mengaku cemas dan takut jika mobil mereka sewaktu-waktu mengalami hal serupa di kecepatan tinggi.

Bahkan beberapa warganet melontarkan candaan pedas, menyebut as roda mobil tersebut hanya ditempel dengan lem atau menyamakannya dengan kualitas mobil mainan.

Pada akun arif.momotaro "chery mendefinisikan penggerak roda depan"

Sementara pada akun tdoktav berkomentar "Jadi kayak mobi-mobilan yg dimainin todler copot bannya wkwk".

Respons Chery Malaysia dan Dampak ke Indonesia

Menanggapi kegaduhan tersebut, Chery Malaysia langsung bergerak cepat dengan mengamankan unit yang terlibat untuk melakukan investigasi menyeluruh. Pihak pabrikan berjanji akan mengidentifikasi apakah insiden kali ini murni karena faktor eksternal atau ada masalah produksi baru.

Sementara itu, Chery Sales Indonesia (CSI) juga ikut memantau ketat situasi di negara tetangga.

Menanggapi hal ini, Chery Indonesia menegaskan bahwa Omoda 5 yang ada di Malaysia berbeda lini produksi dengan yang ada di Indonesia.

“Beda (Omoda 5 di Indonesia dan Malaysia, Red), masing-masing ada production line di negara masing-masing,” kata Budi Darmawan Jantania, Vice Country Director Chery Business Unit saat dihubungi JawaPos.com, Kamis (8/10).

Pihak Chery Indonesia terus memantau informasi ini. Dia mengungkapkan bahwa hal ini berkaitan dengan isu rear axle Chery Omoda 5.

Guna menenangkan konsumen tanah air, CSI mengimbau seluruh pemilik Omoda 5 di Indonesia untuk memanfaatkan layanan servis berkala di bengkel resmi agar kondisi komponen kaki-kaki mobil selalu terpantau aman.

EDITOR: Dony Lesmana Eko Putra