JawaPos.com - Zeekr menunda rencana membawa dua model listrik terbarunya ke pasar Indonesia. Perubahan platform baterai dari 400 volt ke 800 volt yang sedang berlangsung di China menjadi salah satu alasan peluncuran dilakukan lebih lambat dari rencana sebelumnya.
Dua model yang disiapkan untuk pasar Indonesia tersebut adalah Zeekr 009 dan Zeekr 7X. Keduanya telah beberapa kali diperkenalkan dalam pameran otomotif di Indonesia dan mendapat respons positif dari calon konsumen.
Constantinus Herlijoso, Sales and Channel Development Director Geely Auto Indonesia mengatakan perubahan teknologi baterai di pasar global membuat perusahaan perlu menyesuaikan waktu peluncuran di Indonesia.
"Lebih karena posisi Zeekr saat ini secara global ada perubahan platform baterai dari 400 volt ke 800 volt. Proses itu sedang berjalan di China," ujar Herlijoso, Sabtu (26/9) di Kawasan Bintaro.
Kondisi tersebut membuat Zeekr memilih menunda sedikit rencana pengenalan kedua model tersebut di Indonesia. Peluncurannya ditargetkan berlangsung pada awal 2027.
Zeekr 009 dan 7X Masuk Indonesia Secara CBU
Pada tahap awal, Zeekr memastikan 009 dan 7X akan didatangkan ke Indonesia dalam bentuk Completely Built Up (CBU) atau kendaraan yang diimpor secara utuh.
"Di tahap awal kita akan bawa mobil CBU dulu. Mungkin setelah itu kita akan melakukan perakitan," kata perwakilan Zeekr.
Zeekr 009 diperkirakan hadir lebih dahulu dibandingkan 7X. Keduanya masih berada dalam rentang waktu yang berdekatan pada kuartal pertama 2027.
"Yang pertama kurang lebih akan hampir bersamaan, mungkin 009 akan lebih awal dibanding 7X," ujarnya.
Dengan demikian, konsumen Indonesia masih perlu menunggu hingga 2027 untuk mendapatkan kedua model listrik tersebut secara resmi.
Peluang Perakitan Lokal Masih Dibahas
Selain mempersiapkan peluncuran, Zeekr juga tengah membahas kemungkinan melakukan perakitan kendaraan di Indonesia.
Namun, rencana tersebut belum menjadi keputusan final. Perusahaan masih melakukan pembahasan intensif mengenai kesiapan produksi dan skema perakitan.
"Kesiapan perakitan itu juga masih dalam salah satu diskusi yang sedang intens kami lakukan," jelasnya.
Jika nantinya perakitan lokal direalisasikan, langkah tersebut berpotensi menjadi bagian dari strategi Zeekr dalam memperkuat kehadirannya di pasar kendaraan listrik Indonesia.
Sementara itu, respons pasar terhadap Zeekr 009 dan 7X sejauh ini disebut cukup positif. Kedua model tersebut sebelumnya sudah tampil dalam sejumlah pameran otomotif di Indonesia meski belum resmi dijual.
Untuk tahap awal, Zeekr akan fokus menghadirkan kendaraan melalui skema CBU sebelum menentukan langkah berikutnya terkait produksi atau perakitan di dalam negeri.