← Beranda
Bukan Cuma untuk Mobil, Shell Kembangkan Pelumas untuk EV hingga AI
Dony Lesmana Eko Putra• Kamis, 24 September 2026 | 23.14 WIB
Shell Lubricants kembali menjadi pemasok pelumas global dengan penjualan terbesar dunia untuk ke-20 kalinya. (Istimewa)

JawaPos.com - Shell Lubricants kembali mempertahankan posisi sebagai pemasok pelumas dengan penjualan terbesar di dunia. Pencapaian ini menjadi yang ke-20 kalinya berdasarkan laporan terbaru Kline & Company.

Dalam laporan tersebut, Shell mempertahankan posisi teratas sebagai pemasok pelumas dan fluida untuk kebutuhan otomotif maupun industri.

Shell juga berada di peringkat pertama pada tiga kategori utama yang dipantau Kline, yakni consumer automotive, commercial automotive, dan industrial lubricants.

Global Executive Vice President Shell Lubricants Jason Wong mengatakan, pencapaian tersebut menjadi hasil dari konsistensi perusahaan dalam mengembangkan solusi pelumasan sesuai kebutuhan pelanggan.

“Pencapaian ini mencerminkan dedikasi tim kami selama dua dekade dalam menyediakan solusi pelumas dan cairan yang tepat untuk membantu mengelola gesekan dan panas,” ujar Jason.

Menurutnya, pengembangan teknologi pelumas Shell selama 20 tahun terakhir tidak hanya menyasar kendaraan harian, tetapi juga kebutuhan industri hingga mesin yang digunakan dalam ajang Formula 1.

Fokus pada Teknologi Pelumas Masa Depan

Shell menyebut pengembangan produk ke depan akan semakin diarahkan pada kebutuhan teknologi baru.

Salah satunya adalah mendukung perkembangan kendaraan listrik melalui pengembangan cairan termal khusus EV.

Perusahaan juga mengembangkan cairan untuk kebutuhan immersion cooling pada pusat data.

Teknologi tersebut digunakan untuk membantu mengelola panas pada infrastruktur pusat data yang semakin membutuhkan kapasitas komputasi tinggi, termasuk untuk aplikasi kecerdasan buatan atau AI.

Selain itu, Shell mengembangkan cairan pendingin yang dapat terurai secara hayati untuk kebutuhan infrastruktur kelistrikan.

Saat ini, jaringan global Shell didukung 31 pabrik pencampuran pelumas (lubricant oil blending plants) serta lebih dari 300 tenaga peneliti dan pengembangan.

Indonesia Jadi Salah Satu Pasar Pertumbuhan

Di Indonesia, Shell menyebut bisnis pelumas telah memasuki dekade ketiga.

President Director & Managing Director Lubricants Shell Indonesia Andri Pratiwa mengatakan, pencapaian global tersebut turut didukung oleh perkembangan bisnis pelumas di berbagai sektor di Indonesia.

“Fondasi keberhasilan ini berakar pada kepercayaan pelanggan pelumas di berbagai sektor, mulai dari segmen kendaraan, transportasi komersial, hingga industri,” kata Andri.

Shell saat ini memiliki fasilitas manufaktur berupa Pabrik Pelumas dan Pabrik Manufaktur Gemuk di Marunda. Fasilitas tersebut didukung tenaga kerja Indonesia serta tim ahli Shell.

Andri menambahkan, Indonesia menjadi salah satu pasar pertumbuhan utama bagi bisnis pelumas Shell secara global. Ke depan, perusahaan akan terus mengembangkan solusi pelumasan dengan menyesuaikan kebutuhan pasar domestik.

Sementara itu, Annie Jarquin, VP of Energy Kline & Company, menilai industri pelumas telah mengalami perubahan signifikan dalam dua dekade terakhir.

Menurutnya, posisi Shell sebagai salah satu pemimpin pasar merupakan hasil kombinasi konsistensi, kemampuan beradaptasi, serta jangkauan global perusahaan.

Pencapaian tersebut sekaligus menunjukkan bahwa industri pelumas terus berkembang mengikuti perubahan teknologi kendaraan dan kebutuhan sektor industri, termasuk hadirnya kendaraan listrik, pusat data, serta teknologi energi baru.

EDITOR: Dony Lesmana Eko Putra