JawaPos.com - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus mendukung inisiatif pengembangan mobil listrik nasional. Saat ini, mobil nasional sedang pada tahap perumusan oleh pemerintah.
Menteri Perindustrian (Menperin), Agus Gumiwang Kartasasmita, menjelaskan bahwa Kemenperin fokus memberi dukungan dalam proses penyusunan program. Wewenang kebijakan dan penerbitan roadmap ada pada kementerian dan lembaga terkait lainnya.
"Untuk pengembangan mobil nasional, kami dapat laporkan bahwa kami terus-menerus berkoordinasi dengan kementerian dan lembaga terkait, termasuk Danantara," ujar Agus dalam rapat kerja bersama DPR yang disiarkan secara online, dikutip Kamis (3/9). Koordinasi ini dilakukan karena Kemenperin memegang mandat untuk memastikan kelancaran dukungan teknis bagi proyek mobil nasional tersebut.
Sebagai informasi, salah satu proyek yang disebut sebagai cikal bakal mobil nasional adalah Indigenous Indonesian Car (i2C). Proyek mobil listrik nasional i2C oleh PT Teknologi Militer Indonesia (TMI) kini masuk fase pengembangan lanjutan.
Baca Juga: Mobil Listrik Nasional i2C Masuk Tahap Prototipe, Target Produksi Massal 2027
Proyek tersebut lanjut ke tahap rekayasa kendaraan dan pembuatan prototipe awal. Sebelumnya, mobil ini diperkenalkan dalam bentuk clay model di GIIAS 2025. PT TMI menargetkan produksi massal pada 2027–2028. (*)