JawaPos.com - Honda Vario 160 menjadi salah satu skutik premium paling diminati di Indonesia. Selain menawarkan desain modern dan mesin 160 cc eSP+ 4 katup yang bertenaga, motor ini juga hadir dalam dua pilihan varian, yakni CBS dan ABS.
Banyak calon pembeli menganggap kedua tipe tersebut hanya berbeda pada sistem pengereman. Padahal, terdapat sejumlah perbedaan lain yang berpengaruh terhadap kenyamanan, keselamatan, hingga pengalaman berkendara sehari-hari.
Berikut beberapa perbedaan utama Honda Vario 160 ABS dan CBS yang perlu diketahui sebelum membeli.
1. Sistem Pengereman Jadi Pembeda Utama
Perbedaan paling mencolok terletak pada teknologi pengereman.
Vario 160 CBS menggunakan Combi Brake System yang membantu membagi daya pengereman antara roda depan dan belakang saat tuas rem kiri digunakan. Sistem ini cocok untuk penggunaan harian dan pengendara pemula.
Baca Juga: 9 Alasan Skutik 125 cc Masih Jadi Primadona, Meski Motor Listrik Semakin Banyak Bermunculan
Sementara Vario 160 ABS dibekali Anti-lock Braking System pada roda depan yang mampu mencegah roda terkunci saat pengereman mendadak. Fitur ini memberikan kontrol lebih baik terutama saat berkendara di jalan licin atau saat harus mengerem secara tiba-tiba.
Selain rem depan, sektor belakang juga mengalami perbedaan.
Tipe CBS masih menggunakan rem tromol yang dikenal sederhana dan mudah dalam perawatan.
Sedangkan tipe ABS sudah memakai rem cakram belakang yang menawarkan performa pengereman lebih responsif dan konsisten.
2. Suspensi ABS Lebih Premium
Untuk menunjang kenyamanan, Honda membekali Vario 160 ABS dengan suspensi belakang sub-tank.
Komponen ini membantu meningkatkan stabilitas saat melaju dalam kecepatan tinggi maupun ketika melewati jalan bergelombang.
Di sisi lain, Vario 160 CBS masih menggunakan suspensi belakang standar.
Baca Juga: Skutik Mungil Super Irit Meluncur, Sekali Isi BBM Bisa Tempuh Lebih dari 300 Km
3. Tampilan ABS Lebih Eksklusif
Dari sisi desain, varian ABS tampil lebih premium. Pilihan warna umumnya menggunakan finishing doff yang terlihat elegan, dipadukan dengan warna velg khusus yang memberikan kesan lebih sporty.
Sementara tipe CBS hadir dengan warna mengilap dan desain yang lebih sederhana.
4. Emblem dan Detail Fitur Berbeda
Honda juga memberikan sentuhan eksklusif pada tipe ABS.
Varian ini menggunakan emblem tiga dimensi yang terlihat lebih mewah serta memiliki indikator ABS pada panel instrumen digital.
Fitur-fitur tersebut tidak ditemukan pada tipe CBS.
6. Bobot dan Fitur Rem Parkir
Vario 160 ABS memiliki bobot sekitar 117 kg, sedikit lebih berat dibanding CBS yang berada di kisaran 115 kg.
Menariknya, tipe CBS masih dilengkapi Parking Brake Lock (PBL) yang berguna saat berhenti di tanjakan atau turunan.
Fitur tersebut tidak tersedia pada tipe ABS karena konfigurasi sistem pengeremannya berbeda.
7. Selisih Harga Mencapai Jutaan Rupiah
Perbedaan fitur dan teknologi tentu berdampak pada harga jual.
Vario 160 CBS dipasarkan mulai sekitar Rp28 jutaan, sedangkan Vario 160 ABS dibanderol mulai Rp32 jutaan (OTR Jakarta).
Artinya terdapat selisih harga sekitar Rp4 juta yang menjadi pertimbangan penting bagi calon konsumen.
Mana yang Lebih Layak Dipilih?
Jika kebutuhan utama adalah mobilitas harian dengan harga lebih terjangkau, Vario 160 CBS sudah mampu memenuhi kebutuhan berkendara dengan baik.
Namun bagi pengguna yang mengutamakan keselamatan, kenyamanan, dan fitur premium, Vario 160 ABS menawarkan nilai lebih yang sepadan dengan selisih harganya.
Pada akhirnya, pilihan terbaik bukan soal tipe mana yang paling mahal, melainkan mana yang paling sesuai dengan kebutuhan dan gaya berkendara Anda.