JawaPos.com - Kia kembali ambil bagian dalam ajang Milan Design Week 2026 melalui dua pameran bertema “Resonance of Opposites”. Lewat filosofi desain “Opposites United”, Kia menghadirkan pengalaman yang menggambarkan proses refleksi kreatif, perspektif budaya, hingga eksplorasi desain yang diterjemahkan ke dalam inovasi produk.
“Kehadiran kami di Milan tahun ini menjadi momen penting bagi Kia Design untuk menunjukkan bagaimana refleksi kreatif dan ekspresi desain dapat berjalan beriringan,” ujar Head of Kia Global Design Karim Habib
Dua pameran tersebut berlangsung pada 20–26 April 2026 di Museo della Permanente dan Salone dei Tessuti. Sejak 2023, Kia rutin memanfaatkan Milan Design Week sebagai ruang dialog kreatif untuk memperlihatkan perkembangan filosofi desainnya kepada publik global.
"Melalui pameran “Journey of Reflection” di Museo della Permanente, Kia mengajak pengunjung melihat lebih dekat proses kreatif di balik Kia Design," terang dia.
Pameran ini dibangun melalui tiga karakter budaya utama yang menggambarkan cara desainer Kia memahami perspektif, emosi, dan perubahan budaya dalam proses menciptakan desain.
Instalasi “Cultural Vanguard” menghadirkan permainan cahaya dinamis dengan perpaduan warna yang terus berubah. Visual tersebut menggambarkan pertemuan berbagai perspektif yang kemudian membentuk budaya baru.
Sementara itu, “Creative Risk-Takers” menampilkan ruang interaktif dengan bentuk dan kontur yang berubah mengikuti pergerakan pengunjung. Instalasi ini merepresentasikan eksplorasi ide baru dan pendekatan desain yang lebih eksperimental.
Pada area “Relentless Innovators”, pengunjung diajak masuk ke ruang menyerupai gua dengan suasana tenang serta permainan cahaya bergerak perlahan. Konsep ini menggambarkan proses inovasi yang terus berkembang dari waktu ke waktu.
Pada malam hari, pameran tersebut juga menghadirkan sesi talkshow dan artist performance yang melibatkan desainer, seniman, hingga pelaku industri kreatif dari berbagai bidang.
Di lokasi berbeda, Kia menghadirkan “Journey of Projection” di Salone dei Tessuti. Pameran ini memperlihatkan bagaimana filosofi desain Kia diterjemahkan ke dalam kendaraan konsep dan arah mobilitas masa depan.
Sebanyak enam kendaraan konsep ditampilkan, mulai dari Kia EV2, Kia EV3, Kia EV4, Kia EV5, Kia EV9 hingga Kia Vision Meta Turismo. Masing-masing konsep merepresentasikan tahapan berbeda dalam evolusi desain Kia.
“Melalui pameran ini, kami ingin mengajak pengunjung melihat bagaimana proses eksplorasi ide para desainer Kia berkembang menjadi bentuk nyata melalui lini kendaraan konsep yang kami hadirkan,” lanjut Karim Habib.
Deretan konsep EV tersebut menampilkan eksplorasi desain Kia yang berfokus pada kebebasan pengguna, interpretasi bentuk progresif, serta pengalaman mobilitas untuk generasi mendatang.
Konsistensi desain Kia juga tercermin lewat sejumlah penghargaan global. Kia EV9 sukses meraih penghargaan di tiga ajang desain dunia pada 2024, yakni Red Dot Design Award, iF Design Award, dan IDEA (International Design Excellence Awards).
Selain itu, Kia EV3 juga memperoleh penghargaan Red Dot “Best of the Best” Award 2025 pada kategori Automobiles and Vehicles. Penghargaan tersebut melanjutkan capaian Kia EV9 pada 2024 dan Kia EV6 pada 2022.
Partisipasi tahun ini menjadi keempat kalinya Kia hadir berturut-turut di Milan Design Week. Pada 2023, Kia memulai debutnya lewat pameran yang mengeksplorasi kontras antara alam dan kehidupan manusia melalui instalasi video, suara, dan sculpture.
Kemudian pada 2024, Kia menghadirkan tema “Intersections Beyond Boundaries” yang mengeksplorasi kebebasan berekspresi dan cara pandang kreatif melalui berbagai instalasi seni progresif.
Baca Juga: Kia Resmikan Dealer Spazio Tower di Surabaya Barat, Bawa Carens dan Sonet Terbaru
Sementara pada 2025, Kia menghadirkan dua tema besar, yakni “Eclipse of Perceptions” yang menampilkan karya konseptual dari Philippe Parreno dan A.A. Murakami, serta “Transcend Journey” yang menampilkan lini PBV dan EV Kia dipadukan dengan instalasi seni bertema mobilitas dan gaya hidup eksploratif. (*)