← Beranda
Penjualan Mobil Listrik di Jatim Melonjak 3,8 Kali Lipat, Indomobil Bidik 200 SPK di Surabaya
Juliana ChristyRabu, 20 Mei 2026 | 18.05 WIB
Pengunjung melihat langsung deretan kendaraan listrik premium dalam pembukaan Indomobil Expo Surabaya di Pakuwon Mall, Selasa (19/5). (Juliana Christy/ Jawa Pos)

 

 

 

 

JawaPos.com - Tren kendaraan listrik di Jawa Timur terus menunjukkan pertumbuhan signifikan. Indomobil Dealers Group mencatat penjualan mobil listrik di Jawa Timur pada kuartal I 2026 melonjak hingga 3,8 kali lipat dibanding periode yang sama tahun lalu. Bahkan di Surabaya, kenaikannya disebut menembus lebih dari empat kali lipat.

CEO Indomobil Dealers Group Santiko Wardoyo menyebut, lonjakan tersebut dipicu meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap efisiensi biaya operasional kendaraan listrik dibanding mobil berbahan bakar konvensional.

“Kalau saya lihat dan bandingkan data kuartal pertama tahun 2025 dengan kuartal pertama tahun 2026, di Jawa Timur itu kenaikannya sekitar 3,8 kali lipat. Di Surabaya sendiri bahkan naiknya lebih dari 4 kali lipat,” ujarnya saat pembukaan Indomobil Expo Surabaya di Pakuwon Mall, Selasa (19/5).

Santiko menyebut total populasi kendaraan listrik di Jawa Timur saat ini sudah berada di kisaran 2.500 unit. Angka tersebut diyakini masih akan terus bertumbuh seiring meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap ekosistem kendaraan listrik.

Menurut dia, faktor utama yang mendorong pertumbuhan EV bukan hanya harga BBM, melainkan biaya penggunaan yang jauh lebih hemat. Mulai dari efisiensi energi, biaya servis, hingga pajak kendaraan. “Mobil EV tidak menggunakan oli. Dari sisi servis dan biaya operasional jelas lebih ekonomis dibanding kendaraan konvensional,” katanya.

Meski demikian, ia mengakui masyarakat di daerah masih memiliki kekhawatiran terkait penggunaan mobil listrik, terutama soal pengisian daya ketika baterai habis di perjalanan. Karena itu, Indomobil menggandeng PLN untuk memperkuat edukasi sekaligus mengenalkan perkembangan infrastruktur pengisian daya kendaraan listrik di Jawa Timur.

Santiko mengatakan jumlah SPKLU di Jawa Timur saat ini telah mencapai sekitar 300 titik dan diperkirakan terus bertambah. Bahkan saat momentum Lebaran lalu, penggunaan SPKLU disebut meningkat hingga tiga sampai empat kali lipat. “Yang sering saya dengar dari konsumen itu masalah confidence. Mereka bertanya kalau baterainya habis bagaimana. Makanya kami juga mengundang PLN supaya masyarakat tahu infrastrukturnya sudah mulai berkembang,” jelasnya.

Optimisme pertumbuhan pasar kendaraan listrik itu juga terlihat dalam ajang Indomobil Expo Surabaya yang digelar pada 19–24 Mei 2026. Selama pameran berlangsung, Indomobil menargetkan penjualan sekitar 200 unit kendaraan listrik. “Kami cukup optimistis. Penjualannya bisa naik sampai dua kali lipat dibanding sebelumnya,” ujar Santiko.

Baca Juga: Elit Global dan Transisi Kendaraan Listrik: Lonjakan EV Berisiko Memperdalam Ketimpangan Ekonomi Dunia

Dalam pameran tersebut, Indomobil menghadirkan sejumlah merek kendaraan listrik global di bawah grup mereka, mulai dari Changan, Citroën, GAC AION, JAC, Maxus, Volkswagen, hingga lini motor listrik Indomobil eMotor. (*)

EDITOR: Dinarsa Kurniawan