← Beranda
Sempat Heboh, Masalah BYD Seal Milik Akbar Faizal Kini Berakhir Damai
Nanda PrayogaJumat, 17 April 2026 | 13.27 WIB
BYD Seal. (byd.com)

 

JawaPos.com - Polemik terkait keluhan mobil listrik BYD Seal milik keluarga politisi Akbar Faizal yang sempat viral di media sosial kini dikabarkan telah mencapai penyelesaian. Permasalahan yang mencuat akibat dugaan gangguan pada kendaraan hingga disebut “joget” itu telah diselesaikan secara damai.

Head of Public & Government Relations PT BYD Motor Indonesia, Luther Panjaitan, menjelaskan bahwa pihak dealer telah menjalin komunikasi intensif dengan semua pihak terkait, termasuk konsumen.

"Berdasarkan update terakhir, dealer telah melakukan komunikasi dengan seluruh pihak terkait termasuk konsumen secara langsung," ujar Luther dalam keterangannya, dikutip Jumat (17/4).

Ia juga mengapresiasi sikap terbuka dari seluruh pihak selama proses penyelesaian berlangsung, yang dinilai berperan besar dalam meredakan polemik yang sempat menjadi perhatian publik.

Baca Juga: Trump Sentil Paus Leo XIV, Tegaskan Iran Tak Boleh Miliki Senjata Nuklir: Dunia dalam Bahaya Besar 

"Kami mengapresiasi atas keterbukaan semua pihak dalam proses tersebut, sehingga kini telah mencapai penyelesaian secara baik dan damai antara konsumen, dealer, asuransi dan leasing," ucap Luther.

Lebih lanjut, Luther menegaskan komitmen perusahaan untuk terus meningkatkan kualitas layanan, khususnya dalam menangani keluhan pelanggan secara cepat dan tepat.

"Kami juga akan terus mendorong dealer untuk mengedepankan respon yang cepat dan penanganan yang optimal dalam setiap keluhan konsumen," kata dia.

Sebelumnya, Akbar Faizal mengungkapkan kekecewaannya terhadap mobil listrik yang digunakannya. Ia menilai kendaraan tersebut mengalami masalah, sementara penanganannya tidak sesuai harapan.

"Hebat dalam jualan tapi parah abis dalam pelayanan pasca penjualan itulah BYD Indonesia Sudirman, Clipan Official, serta perusahaan asuransi Asuransimag," tulis Akbar dalam unggahan Instagramnya.

"Mobil bermasalah (oleng joget). Pihak BYD, leasing, asuransi, dan bengkel yang dipilih BYD saling lempar tanggungjawab," lanjut dia.

Ia juga menyebut bahwa selama kurang lebih dua bulan, status kendaraannya tidak jelas. Bahkan setelah diperbaiki di bengkel internal BYD, kondisi mobil justru tidak membaik dan disebut semakin parah.

 

EDITOR: Sabik Aji Taufan