JawaPos.com - Baterai menjadi komponen paling vital dalam mobil listrik. Performa kendaraan hingga jarak tempuh sangat bergantung pada kondisi baterai. Meski umumnya memiliki usia pakai 10-15 tahun atau hingga ratusan ribu kilometer, perawatan yang tepat tetap diperlukan agar kinerjanya tetap optimal.
Tanpa perawatan yang baik, baterai bisa mengalami penurunan kapasitas lebih cepat. Karena itu, penting bagi pengguna mobil listrik memahami cara merawat baterai dengan benar.
Dilansir dari laman Geely Auto dan Wuling, berikut 10 cara merawat baterai mobil listrik agar tetap awet dan tahan lama.
Baca Juga: 7 Penyebab Rantai Motor Berisik dan Cara Mengatasinya, Jangan Dianggap Sepele!
1. Jaga Level Baterai di Kisaran 20–80 Persen
Menggunakan baterai hingga benar-benar kosong atau mengisi hingga penuh secara terus-menerus dapat mempercepat degradasi. Idealnya, jaga kapasitas baterai di kisaran 20–80 persen untuk mengurangi tekanan pada sel baterai.
2. Hindari Pengisian hingga 100 Persen Terlalu Sering
Mengisi baterai sampai penuh memang terlihat praktis, tetapi jika dilakukan terus-menerus bisa memperpendek umur baterai. Gunakan pengisian penuh hanya saat dibutuhkan, misalnya untuk perjalanan jauh.
3. Jangan Biarkan Baterai Kosong Total
Mengosongkan baterai hingga 0 persen dapat merusak sel baterai dan mengurangi masa pakainya. Segera lakukan pengisian ulang saat kapasitas mulai mendekati 20 persen.
4. Gunakan Sumber Listrik Stabil
Tegangan listrik yang tidak stabil dapat memberikan tekanan berlebih pada baterai. Pastikan menggunakan sumber listrik yang aman dan sesuai standar untuk menjaga kesehatan baterai.
5. Atur Jadwal Pengisian secara Rutin
Pengisian yang teratur membantu menjaga kondisi baterai tetap stabil. Sesuaikan jadwal pengisian dengan kebutuhan harian agar baterai tidak terlalu sering berada di kondisi ekstrem.
6. Hindari Suhu Ekstrem
Baterai mobil listrik sangat sensitif terhadap suhu tinggi maupun rendah. Paparan panas berlebih dapat menurunkan performa baterai. Parkirkan kendaraan di tempat teduh atau gunakan pelindung untuk mengurangi paparan sinar matahari langsung.
7. Gunakan Mode Pengisian yang Tepat
Beberapa mobil listrik memiliki mode pengisian berbeda. Gunakan mode normal untuk penggunaan harian dan fast charging hanya saat diperlukan. Penggunaan fast charging terlalu sering dapat mempercepat degradasi baterai.
8. Hindari Gaya Berkendara Agresif
Akselerasi mendadak dan kecepatan tinggi dapat memberikan beban berlebih pada baterai. Berkendara secara halus dan stabil tidak hanya menghemat energi, tetapi juga menjaga umur baterai.
9. Jangan Biarkan Mobil Lama Tidak Digunakan Tanpa Dicas
Jika mobil tidak digunakan dalam waktu lama, pastikan baterai tetap memiliki daya. Biarkan baterai berada di level aman dan lakukan pengisian secara berkala agar tidak mengalami kerusakan.
10. Lakukan Perawatan Berkala
Pemeriksaan rutin oleh teknisi penting untuk memastikan kondisi baterai tetap optimal. Perawatan berkala membantu mendeteksi masalah lebih awal sebelum menjadi kerusakan serius.
Baca Juga: 10 Oli Mesin Mobil Terbaik 2026, Bikin Tarikan Enteng dan Mesin Lebih Bertenaga