JawaPos.com-Motor Besar Indonesia (MBI) DKI Jakarta merayakan hari jadinya yang ke-7 dengan menggelar acara anniversary sekaligus halal bihalal di The Terrace, Jakarta, Minggu (12/4). Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk mempererat silaturahmi antar anggota dan komunitas motor.
Sebelum acara berlangsung, para member MBI dan sejumlah klub motor undangan rolling thunder dari kawasan Senayan City ke tempat penyelenggaraan kegiatan tersebut. Acara berlangsung meriah dengan kehadiran hampir 1.000 biker, terdiri dari member MBI dari berbagai daerah yang kini tersebar dalam 18 regional di seluruh Indonesia serta undangan dari sekitar 20 komunitas motor turut hadir memeriahkan perayaan tersebut.
Ketua MBI DKI Jakarta Alwi Ciano menjelaskan bahwa kegiatan ini mengusung tema kebersamaan dan persaudaraan. Ia menyebutkan, seluruh 16 chapter MBI DKI turut ambil bagian dalam acara ini, dengan sekitar 150 anggota aktif di wilayah Jakarta.
“Acara Anniversary MBI DKI ke-7 ini kami gelar sekaligus dengan halal bihalal karena masih dalam suasana Syawal. Tema yang kami angkat adalah kebersamaan dan selalu bersaudara. Harapannya, silaturahmi antarmember dan komunitas motor, khususnya di Jabodetabek, bisa terus terjalin dengan baik,” ujar Alwi.
Rangkaian acara diisi dengan berbagai kegiatan penuh makna, mulai dari penghormatan kepada para member yang telah meninggal dunia, prosesi potong tumpeng sebagai simbol rasa syukur, hingga penyerahan plakat dari klub-klub motor undangan kepada MBI DKI Jakarta.
Ketua Dewan Kehormatan MBI Bambang Soesatyo, menegaskan bahwa MBI bukan sekadar komunitas hobi, melainkan wadah lintas generasi dan latar belakang sosial. ''MBI ini dibentuk sebagai wadah untuk berkumpul, berinteraksi, dan membangun jaringan lintas generasi, lintas status sosial, serta latar belakang. Di sini tidak ada perbedaan, baik jenderal maupun kopral memiliki posisi yang sama. Dari sinilah tumbuh harmoni, persatuan, serta nilai kebangsaan,’’ urai ketua MPR periode 2019-2024 itu. ''Kita juga memiliki tanggung jawab untuk menjaga lingkungan dari berbagai ancaman, seperti narkoba dan konflik sosial, serta tetap menunjukkan empati kepada masyarakat dengan berkendara tertib dan tidak menimbulkan kecemburuan sosial,” ujar pria yang juga menjabat sebagai ketua Ikatan Motor Indonesia (IMI) tersebut.
Sementara itu, Ketua Umum MBI Darus Jayalana, berharap MBI DKI Jakarta dapat terus berkembang dan menjadi contoh bagi wilayah lain. ’’Di usia ketujuh ini, saya yakin MBI DKI bisa semakin solid dan berkembang. Kami dari pusat berharap ke depan bisa kembali menggelar Pesta Rakyat yang menjadi ciri khas MBI DKI. Pesta Rakyat ini luar biasa karena bisa menarik ribuan biker dari berbagai daerah,” ungkapnya.
Menurut pria yang juga founder MBI Bogor itu, kegiatan seperti Pesta Rakyat tidak hanya mempererat komunitas, tetapi juga menjadi ajang besar yang mampu menyatukan berbagai jenis motor dan latar belakang biker dalam satu semangat kebersamaan.
Darus pun berharap, di usianya ya ketujuh, MBI DKI Jakarta tidak hanya solid sebagai komunitas motor besar, tetapi juga berperan aktif dalam membangun nilai kebersamaan dan kontribusi sosial di tengah masyarakat. (*)