JawaPos.com-Setelah menempuh perjalanan mudik ratusan kilometer, banyak pemilik kendaraan langsung kembali menggunakannya untuk aktivitas harian. Padahal, kondisi mobil atau sepeda motor bisa saja mengalami keausan yang tidak langsung terasa.
Pakar otomotif dari Institut Teknologi Bandung (ITB), Yannes Martinus Pasaribu, mengingatkan pentingnya melakukan pemeriksaan awal sebelum kendaraan kembali digunakan secara normal.
Agar tetap aman dan performa kendaraan terjaga, berikut 10 hal yang wajib dicek setelah mudik:
1. Pastikan Tidak Ada Kebocoran Cairan
Cek area parkir setelah kendaraan didiamkan. Jika ada tetesan oli, air radiator, atau cairan lain, itu bisa jadi tanda kebocoran yang harus segera ditangani.
2. Periksa Tekanan Ban
Pastikan tekanan ban dalam kondisi ideal saat ban dingin. Tekanan yang tidak sesuai bisa memengaruhi kenyamanan dan keselamatan berkendara.
3. Cek Kondisi Fisik Ban
Perhatikan apakah ada paku, benjolan, retakan, atau keausan tidak merata. Ban adalah komponen vital, terutama setelah perjalanan jauh.
4. Uji Sistem Rem
Coba rem secara perlahan. Jika terasa ngempos, bergetar, atau muncul bunyi aneh, jangan abaikan—ini bisa berbahaya.
5. Pastikan Lampu Berfungsi Normal
Periksa semua lampu, mulai dari lampu utama, sein, hingga rem. Lampu yang mati bisa meningkatkan risiko kecelakaan.
6. Cek Wiper dan Air Washer
Setelah melewati hujan atau debu saat mudik, pastikan wiper masih berfungsi optimal dan tidak meninggalkan goresan di kaca.
7. Dengarkan Suara Mesin
Jika muncul suara kasar atau tidak biasa, segera lakukan pengecekan lebih lanjut. Ini bisa jadi tanda komponen mulai aus.
8. Perhatikan Getaran Kendaraan
Getaran berlebih, terutama pada kecepatan tertentu, bisa menandakan masalah pada roda, suspensi, atau keseimbangan ban.
9. Cek Komponen Khusus Motor
Untuk sepeda motor, periksa:
Rantai dan sprocket (motor bebek/sport)
Sistem CVT (motor matik)
Kondisi oli
Gejala seperti CVT selip atau rantai berbunyi keras perlu diwaspadai.
Baca Juga: Lebaran 2026, Arus Mudik di Terminal Kampung Rambutan Meningkat 60 Persen
10. Gunakan untuk Perjalanan Pendek Dulu
Jika semua terasa normal, gunakan kendaraan untuk perjalanan pendek selama 1–2 hari sambil memantau performanya. (*)