JawaPos.com-Setelah digunakan untuk perjalanan mudik jarak jauh, mobil membutuhkan perhatian ekstra agar tetap dalam kondisi prima.
Perjalanan panjang dengan berbagai kondisi jalan, kemacetan, hingga perubahan cuaca bisa memberi beban lebih pada komponen kendaraan. Tanpa perawatan yang tepat, performa mobil bisa menurun bahkan berpotensi menimbulkan masalah di kemudian hari.
Agar kendaraan tetap nyaman dan aman digunakan untuk aktivitas sehari-hari, berikut delapan rekomendasi perawatan mobil yang sebaiknya dilakukan setelah mudik:
1. Cek dan Ganti Oli Mesin
Perjalanan jauh membuat mesin bekerja lebih keras dari biasanya. Oli mesin bisa mengalami penurunan kualitas lebih cepat. Periksa kondisi oli, dan jika sudah terlihat kotor atau melewati batas pemakaian, sebaiknya segera diganti agar performa mesin tetap optimal.
2. Periksa Sistem Pendingin
Radiator dan cairan pendingin (coolant) berfungsi menjaga suhu mesin tetap stabil. Pastikan volume coolant masih mencukupi dan tidak ada kebocoran pada sistem pendingin. Mesin yang overheat bisa menyebabkan kerusakan serius jika dibiarkan.
3. Cek Kondisi Rem
Rem merupakan komponen vital dalam keselamatan berkendara. Setelah perjalanan jauh, periksa kampas rem, cakram, serta minyak rem. Jika terasa kurang pakem atau muncul suara tidak biasa, segera lakukan pengecekan lebih lanjut.
4. Periksa Tekanan dan Kondisi Ban
Ban bekerja ekstra selama perjalanan jauh, apalagi jika melewati berbagai jenis medan. Pastikan tekanan angin sesuai rekomendasi dan periksa apakah ada keausan tidak merata, retakan, atau benjolan pada ban.
5. Bersihkan Mobil secara Menyeluruh
Debu, lumpur, dan kotoran yang menempel selama perjalanan dapat merusak cat dan komponen kendaraan, terutama di bagian bawah mobil. Lakukan pencucian menyeluruh, termasuk kolong mobil untuk mencegah karat.
6. Cek Filter Udara
Filter udara yang kotor dapat menghambat aliran udara ke mesin, sehingga performa menurun dan konsumsi bahan bakar menjadi lebih boros. Bersihkan atau ganti filter udara jika kondisinya sudah tidak layak pakai.
7. Periksa Aki (Baterai)
Aki juga bekerja keras selama perjalanan, terutama saat mobil sering berhenti di kemacetan dengan berbagai perangkat elektronik menyala. Pastikan kondisi aki masih baik, tidak tekor, dan terminalnya bersih dari kerak.
Baca Juga: Cara Menghidupkan Motor Listrik Setelah Lama Ditinggal Mudik, Ini Tips Aman Agar Baterai Tidak Rusak
8. Evaluasi Suspensi dan Kaki-Kaki
Melintasi jalan berlubang atau tidak rata selama mudik bisa memengaruhi sistem suspensi. Jika muncul bunyi aneh atau kenyamanan berkendara menurun, segera lakukan pengecekan pada shock absorber dan komponen kaki-kaki lainnya. (*)