JawaPos.com-Gelombang kendaraan listrik (EV) di Indonesia terus menguat. Salah satu pemain baru yang mencuri perhatian adalah VinFast, produsen otomotif asal Vietnam yang resmi masuk ke pasar Indonesia dengan membawa misi besar: mempercepat transformasi hijau melalui ekosistem mobilitas listrik terpadu.
Indonesia menjadi negara strategis dalam ekspansi global VinFast. Dengan dukungan sumber daya alam melimpah, kebijakan pemerintah terhadap kendaraan listrik, serta meningkatnya kesadaran masyarakat akan energi bersih, pasar Indonesia dianggap memiliki potensi besar menjadi pusat mobilitas hijau Asia Tenggara.
“Indonesia memiliki semua elemen penting untuk menjadi pusat kendaraan listrik di kawasan. Kami ingin menjadi bagian dari perjalanan itu — bukan sekadar menjual mobil, tapi membangun ekosistem hijau yang berkelanjutan,” ujar Kariyanto Hardjosoemarto, CEO VinFast Indonesia.
Hanya dalam waktu singkat sejak debut resminya di Indonesia, VinFast memperkenalkan berbagai model kendaraan listrik yang disesuaikan dengan kebutuhan pasar Indonesia, mulai dari VF 3, VF 5, VF 6, VF e34, hingga VF 7. Seluruhnya dibekali fitur cerdas, desain modern, serta dukungan purna jual yang kuat.
Salah satu inovasi andalan VinFast di Indonesia adalah program berlangganan baterai. Skema ini memungkinkan konsumen membeli mobil listrik dengan harga awal lebih terjangkau karena biaya baterai dipisahkan. VinFast menjamin perawatan dan penggantian baterai seumur hidup, serta menyediakan opsi fleksibel tanpa batas jarak tempuh.
“Program ini bukan sekadar strategi harga, tetapi cara untuk membuka akses kendaraan listrik bagi lebih banyak konsumen,” lanjut Kariyanto. “Dengan jaminan penuh terhadap baterai, pengguna dapat menikmati kendaraan listrik tanpa khawatir biaya tinggi di masa depan," tambahnya.
Selain itu, VinFast juga menjalin kerja sama dengan dealer, penyedia layanan, hingga bank nasional untuk memperkuat ekosistem kendaraan listrik di Indonesia. Kolaborasi ini diharapkan mempercepat transisi masyarakat dari kendaraan konvensional ke kendaraan listrik
Di sisi lain, ntuk mendukung ekspansi di Indonesia, VinFast membawa pengalaman sukses dari Vietnam, di mana perusahaan telah membangun salah satu jaringan pengisian daya kendaraan listrik terpadat di dunia, dengan lebih dari 150.000 port yang kini dikelola oleh anak usahanya, V-Green.
Tak hanya kendaraan, VinFast juga berinvestasi besar dalam riset dan produksi baterai lithium-ion, serta sistem penyimpanan energi yang mendukung infrastruktur hijau di masa depan. Selain itu, komitmen untuk ikut andil dalam transformasi hijau di Indonesia juga diwujudkan dengan investasi awal sebesar Rp 3,2 triliun untuk membangun pabrik di Subang, Jawa Barat. Pabrik itu nantinya akan memproduksi hingga 50 ribu unit mobil per tahun.
Lebih jauh lagi, ehadiran VinFast di tanah air diharapkan menjadi katalis dalam upaya Indonesia mencapai target Net Zero Emission 2060. Melalui investasi, transfer teknologi, dan kolaborasi lokal, VinFast membuka jalan bagi percepatan transisi kendaraan listrik nasional. (*)