← Beranda
Penjelasan Lengkap Kemlu soal Tawaran Bantuan Penanggulangan Karhutla dari Malaysia
Syahrul Yunizar• Selasa, 13 Oktober 2026 | 15.21 WIB
Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Yvonne Mewengkang. (ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga/tom/am)

 

JawaPos.com - Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri (Kemlu) menjawab tawaran bantuan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dari Malaysia. 

Menurut Juru Bicara (Jubir) Kemlu Yvonne Mewengkang, Indonesia mengapresiasi tawaran bantuan dari negara-negara sahabat untuk memperkuat upaya penanggulangan karhutla.

Kemlu tidak menampik, di level presiden dan perdana menteri, kedua negara sudah menjalin komunikasi. Tawaran bantuan disampaikan langsung oleh Wakil Perdana Menteri Malaysia Ahmad Zahid bin Hamidi kepada Presiden Prabowo Subianto dalam kunjungan kehormatan pada 18 September lalu.

”Tawaran bantuan dalam kerangka kerja sama bilateral ini telah ditanggapi dengan baik oleh Indonesia, termasuk melalui pernyataan presiden Republik Indonesia setelah pertemuan tersebut,” kata Yvonne pada Selasa (13/10).

Komunikasi di antara kedua negara itu menunjukkan hubungan baik dan eratnya kerja sama. Tidak berhenti di level presiden dan perdana menteri, komunikasi berlanjut pada level menteri luar negeri (menlu) kedua negara, 

Yvonne menyebut, pihaknya sudah menjelaskan langkah-langkah penanggulangan karhutla yang dilakukan selama ini. Tentu saja, Indonesia memahami dampak yang turut dirasakan oleh Malaysia atas karhutla yang terjadi di beberapa daerah. 

”Langkah penanggulangan terus dilakukan dengan menerjunkan lebih dari 60 ribu personel, helikopter dan pesawat patroli untuk water bombing serta modifikasi cuaca, dan penegakan hukum,” jelasnya.

Dalam upaya penanggulangan tersebut, memang ada banyak tantangan. Khususnya kondisi cuaca dan jarak pandang yang kerap mengganggu pergerakan petugas di lapangan.

Tantangan itu pula yang menjadi pertimbangan Pemerintah Indonesia menindaklanjuti tawaran bantuan atau dukungan dari negara-negara sahabat seperti Malaysia. Sejauh ini, Jepang sudah sempat mengirimkan bantuan. Namun, misi penanggulangan karhutla melibatkan Jepang di Kalimantan sudah selesai. 

”Indonesia berkomitmen terus memperkuat upaya penanggulangan karhutla, termasuk melalui koordinasi dengan negara-negara mitra dan melalui kerangka kerja sama ASEAN,” pungkasnya.

EDITOR: Estu Suryowati