JawaPos.com - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menutup Latihan Dasar Militer (Latsarmil) Komponen Cadangan (Komcad) Aparatur Sipil Negara (ASN) pada Selasa (29/9). Lewat upacara yang berlangsung di Lanud TNI AU Halim Perdanakusuma, sebanyak 2.241 ASN resmi ditetapkan sebagai Komcad.
Tito menegaskan bahwa instansinya mendukung penuh program Komcad yang digagas oleh Presiden Prabowo Subianto dan dilaksanakan oleh Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin. Dia menyatakan, pembentukan Komcad dilaksanakan sesuai aturan perundang-undangan.
”Kepada seluruh peserta pelatihan (Komcad ASN), saya juga mengucapkan selamat atas keberhasilan Saudara menyelesaikan seluruh tahapan pelatihan dengan baik, meskipun tidak mudah,” kata Tito.
Komcad merupakan bagian esensial dalam kebijakan nasional yang dikendalikan oleh Presiden Prabowo. Tujuannya mendukung sistem pertahanan negara yang kuat, mandiri, dan berkeadilan. Komcad adalah wujud nyata dari konsep sistem pertahanan dan keamanan rakyat semesta (sishankamrata).
Baca Juga: 80 Persen Kebutuhan Susu Masih Impor, Produksi Peternak Rakyat Didorong Naik
”Usaha pertahanan dan keamanan negara dilaksanakan melalui sistem pertahanan dan keamanan rakyat semesta oleh TNI dan Polri sebagai kekuatan utama, dan rakyat sebagai kekuatan pendukung,” ujarnya.
Menteri yang pernah menjadi kapolri tersebut menyatakan, dalam kerangka hukum di Indonesia, Komcad adalah sumber daya nasional yang disiapkan untuk dikerahkan melalui mobilisasi. Tujuannya memperbesar dan memperkuat kekuatan dan kemampuan komponen utama.
”Satu hal yang perlu kita pahami, Komponen Cadangan bukan mengganti komponen utama. Komponen Cadangan hanya dilaksanakan sesuai mekanisme mobilisasi yang ditetapkan dalam peraturan perundang-undangan,” tegas Tito.
Tidak hanya itu, Tito menyatakan bahwa pembentukan Komcad bukan militerisasi. Di luar penugasan sebagai Komcad, ASN yang sudah melalui latsarmil dan ditetapkan sebagai Komcad tetap melaksanakan tugas harian seperti biasa. Pergerakan sebagai Komcad hanya dilakukan jika ada tugas dari negara.
”Kita tidak mengatakan bahwa ASN akan dimiliterkan, tidak. Tapi untuk mengadopsi nilai-nilai yang positif dari dunia militer yang tadi: tepat waktu, bersih, tidak mudah menyerah, dan disiplin (dilaksanakan pembentukan Komcad ASN,” imbuhnya.