← Beranda
Kapolri: Tugas Polri Penuh Risiko, Kami Membutuhkan Doa dan Bimbingan Ulama
Dhimas Ginanjar• Sabtu, 26 September 2026 | 20.45 WIB
Kapolri Listyo Sigit Prabowo saat menghadiri Ngaji Kebangsaan bersama KH Ahmad Bahauddin Nursalim atau Gus Baha di Rembang, Jawa Tengah, Sabtu (26/9). (Mabes Polri)

JawaPos.com - Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo memohon doa dan bimbingan para ulama bagi seluruh personel Polri yang menjalankan tugas memberikan pelayanan, perlindungan, dan pengayoman kepada masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Kapolri dalam Ngaji Kebangsaan bersama KH Ahmad Bahauddin Nursalim atau Gus Baha di Rembang, Jawa Tengah.

Kapolri mengatakan tugas yang dijalankan anggota Polri memiliki berbagai tantangan dan risiko. Karena itu, doa serta bimbingan para ulama menjadi bagian penting bagi personel dalam menjalankan amanah di tengah masyarakat.

“Saya memahami bahwa tugas anggota Polri penuh risiko, sehingga kita membutuhkan doa dan bimbingan para ulama,” ujar Kapolri.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolri secara khusus menitipkan seluruh personel Polri yang tengah menjalankan tugas kepada para ulama.

Ia berharap seluruh personel senantiasa diberikan keselamatan, kekuatan, dan kemudahan dalam menjalankan tugas.

“Saya titip, mohon doakan anak-anak kami yang menjalankan tugas agar diberikan keselamatan, kekuatan, dan kemudahan,” ungkapnya.

Menurut Kapolri, ulama memiliki peran penting sebagai lentera dan kompas yang memberikan arah, nasihat, serta doa bagi bangsa dan negara.

Peran tersebut juga menjadi bagian dari kebersamaan ulama dan umara yang telah terjalin sejak masa perjuangan kemerdekaan.

Kapolri berharap kebersamaan tersebut terus terjaga dalam upaya menjaga persatuan, merawat NKRI, dan mewujudkan masyarakat yang adil dan makmur.

EDITOR: Dhimas Ginanjar