JawaPos.com - Badan Gizi Nasional (BGN) membantah pernah meminta guru mengendus makanan Makan Bergizi Gratis (MBG) sebelum disantap siswa.
Hal itu disampaikan Juru Bicara BGN, Tysa Novenny menanggapi video viral seorang guru yang memprotes imbauan kepada guru untuk mengecek makanan MBG, termasuk dengan cara mengendus makanan sebelum disantap siswa beberapa waktu lalu.
Tysa mengatakan, keterlibatan guru dalam pelaksanaan program MBG di satuan pendidikan mencakup dua peran, yakni sebagai edukator dan melakukan tes organoleptik.
“Perlu kami sampaikan bahwa Badan Gizi Nasional tidak pernah meminta para guru untuk mengendus-endus makanan dalam konteks narasi yang disampaikan oleh guru yang bersangkutan dalam video,” kata Tysa dalam video yang diunggah melalui akun instagram resmi Kepala BGN Sudaryono @sudaru_sudaryono, Rabu (23/9).
Menurut dia, ketentuan tersebut telah disampaikan BGN bersama Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) melalui panduan implementasi program MBG di satuan pendidikan.
Dalam perannya sebagai edukator, guru dapat memberikan pemahaman kepada siswa sebelum menyantap makanan. Edukasi tersebut antara lain mencuci tangan, berdoa sebelum makan, duduk tertib, hingga menjelaskan kandungan gizi dalam menu yang disajikan.
“Misalkan menu makanan ayam. Ayam itu kaya akan protein yang baik untuk pertumbuhan dan perkembangan otak. Dan mungkin makan kentang. Nah kentang itu merupakan sumber karbohidrat yang menjadi sumber energi,” ujarnya.
Sementara itu, tes organoleptik dilakukan untuk menilai kualitas makanan menggunakan panca indera sebelum makanan diberikan kepada siswa penerima manfaat.
“Dengan cara melihat warna dan tekstur makanan, mencium aroma makanan, dan mencicipi makanan,” jelas Tysa.
Dengan demikian, BGN menegaskan aktivitas mencium aroma makanan merupakan salah satu bagian dari tes organoleptik, bukan instruksi khusus kepada guru untuk mengendus makanan.
Baca Juga: BGN Klaim Hentikan Sementara Operasional 20-30 SPPG Setiap Harinya
“Jadi tidak ada ya, sekali lagi, tidak ada permintaan BGN kepada guru untuk mengendus-endus makanan sebelum disantap oleh siswa,” tegasnya. (*)