← Beranda
Optimalkan Pencarian Penumpang KM Virgo Transport 8, Pemerintah Tambah Kekuatan untuk Operasi Laut
Syahrul YunizarSenin, 14 September 2026 | 22.36 WIB
TNI AL mengevakuasi 22 korban selamat dari kecelakaan Kapal Virgo Transport 8 di Laut Jawa pada Senin (14/9). (TNI AL)

JawaPos.com - Untuk mengoptimalkan pencarian penumpang Kapal Virgo Transport 8 di Laut Jawa, pemerintah menambah kekuatan dalam operasi SAR. Sebanyak 600 personel dikerahkan lewat berbagai instansi terkait.

Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menyampaikan, pengerahan ratusan personel dan puluhan unsur laut yang diperkuat unsur udara diharapkan bisa mengoptimalkan operasi SAR di lokasi kejadian.

”Hari ini kita mendapatkan tambahan kekuatan untuk melakukan operasi SAR dari beberapa pihak, sehingga diharapkan operasi yang dilakukan akan semakin baik dan lebih besar lagi untuk kita berupaya semaksimal mungkin,” kata dia pada Senin (14/9).

Baca Juga: Prabowo Dikabarkan Reshuffle Kabinet Sore Ini, Pratikno: Ada Undangan Pelantikan

Dudy menegaskan bahwa prioritas pemerintah masih sama. Yakni menyelamatkan seluruh korban yang belum ditemukan. Karena itu, penambahan kekuatan dilakukan oleh pemerintah.

Dalam kesempatan yang sama, Dudy menyebutkan bahwa kecelakaan kapal tersebut bukan karena over capacity. Sebab, kapal eks Jepang itu tidak terisi penuh saat pelayaran berlangsung dari Surabaya menuju Banjarmasin.

”Perlu diketahui, KMP Virgo Transport 8 berlayar dalam kondisi tidak overload. Namun demikian, kita tunggu investigasi menyeluruh dari KNKT untuk mengetahui penyebab pasti kecelakaan kapal tersebut,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI Muhammad Syafii menyatakan bahwa pemerintah juga telah mengerahkan lebih banyak armada untuk melakukan pencarian korban serta melaksanakan operasi bawah laut.

Untuk armada udara, ada penambahan sebanyak 5 pesawat yang berasal dari Basarnas, Polri, TNI AL, dan BNPB. Kemudian dari unsur laut, ada 17 kapal yang dioperasikan.

Baca Juga: Takdir Hidupnya Penuh Kemudahan, Ini 8 Weton yang Dipercaya Punya Masa Depan Cerah

”Kita berharap dari kapal ini kita nanti bisa melaksanakan operasi underwater dengan optimal. Jadi, beberapa personel yang akan kita terjunkan mulai dari Basarnas itu sendiri, Basarnas Special Group, kemudian kita mengerahkan dari Kopaska, TNI AL, dan juga teman-teman tim penyelam,” jelasnya.

Syafii pun memastikan. proses pencarian dilakukan dengan tetap mengikuti instruksi keselamatan dengan menyesuaikan kondisi di lapangan. Selain keselamatan korban kecelakaan, keselamatan ratusan personel yang turut serta dalam operasi SAR juga menjadi atensi.

EDITOR: Bintang Pradewo