JawaPos.com - PT Angkasa Pura Indonesia (Persero) atau InJourney Airports menyiapkan 5 bandara alternatif, setelah penutupan bandara di sekitar Jakarta berlanjut imbas erupsi Gunung Anak Krakatau.
Kelima bandara tersebut adalah Bandara Internasional Kertajati, Yogyakarta International Airport, Adi Soemarmo Solo, Ahmad Yani Semarang, dan Juanda Surabaya.
Sebelumnya, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memperpanjang penutupan sementara empat bandara hingga 7 September 2026 pukul 23.59 WIB, imbas letusan Gunung Anak Krakatau.
Masing-masing Bandara Soekarno-Hatta Tangerang, Radin Inten II Lampung, Halim Perdanakusuma Jakarta, dan Husein Sastranegara Bandung.
Baca Juga: Pemprov DKI Jakarta Perpanjang PJJ Sekolah Meski Abu Krakatau Mulai Reda
Corporate Secretary Group Head InJourney Airports Arie Ahsanurrohim mengatakan, pihaknya bersama seluruh regulator dan stakeholders termasuk maskapai berkomitmen dalam mendukung mobilitas masyarakat.
"Bagi penumpang terdampak penutupan di Bandara Soekarno-Hatta, pada 6-7 September 2026 kami menyediakan bus gratis menuju bandara alternatif di Yogyakarta, Solo, Semarang dan Surabaya," ujarnya dalam keterangan yang diterima, Senin (7/9).
Arie menjelaskan, InJourney Airports telah menerima 28 permintaan penerbangan komersial tambahan dari maskapai.
Extra flight itu akan dioperasikan Bandara Internasional Kertajati, Juanda Surabaya, Bandara Internasional Yogyakarta dan Bandara Ahmad Yani Semarang.
Terdiri dari 20 penerbangan tambahan di Bandara Juanda Surabaya oleh Lion Air (dari dan ke Pekanbaru, Makassar, Denpasar), lalu Citilink (dari dan ke Denpasar, Batam) dan Singapore Airlines (dari dan ke Singapura).
Baca Juga: 2.961 Penerbangan Terdampak Erupsi Anak Krakatau, Pemerintah Siapkan 5 Bandara Alternatif
Kemudian, 2 penerbangan tambahan di Bandara Internasional Yogyakarta dengan rute dari dan ke Singapura oleh maskapai Scoot.
Sementara itu di Bandara Ahmad Yani Semarang terdapat 5 extra flight, di antaranya oleh Scoot (dari dan ke Singapura). Serta 1 tujuan Singapura oleh Scoot di Bandara Kertajati.
"Khusus Bandara Kertajati juga akan melayani penerbangan Umrah sebanyak 2 penerbangan ke Jedah dan Madinah oleh Garuda Indonesia sebanyak 707 Penumpang, yang seharusnya berangkat dari Bandara Soekarno Hatta pada Malam ini," ucapnya.