← Beranda
MBG di Kota Malang Tetap Jalan, Ini Klarifikasi dari BGN
Dimas ChoirulSenin, 7 September 2026 | 19.52 WIB
Ilustrasi menu MBG yang disajikan SPPG di Surabaya. (Novia Herawati/ JawaPos.com)

JawaPos.com - Ramai pemberitaan yang dimuat sejumlah akun di media sosial terkait pemberhentian program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kota Malang, Jawa Timur.

Narasi sejumlah pemberitaan menyebut bahwa Kota Malang digembar-gemborkan menjadi Kota pertama di Indonesia yang menghentikan program MBG.

Lalu, benarkah demikian?

Penelusuran Jawapos.com, narasi itu disampaikan oleh Ketua DPRD Kota Malang Amithya Ratnanggani Siraduhita yang menyetujui aspirasi sejumlah mahasiswa pada Senin (15/6/2026).

Narasi tersebut kemudian digoreng kembali pada Senin (7/9/2026), oleh beberapa akun media sosial.

Dilansir Radar Malang (Jawa Pos Group), Pemkot Malang ternyata sudah memberi tanggapan atas desakan penghentian program MBG dari kalangan mahasiswa maupun legislatif tersebut.

Wakil Wali Kota Malang Ali Muthohirin menegaskan, pihaknya tidak memiliki kewenangan untuk menghentikan program MBG meski muncul desakan evaluasi hingga penghentian.

Peran Pemkot Malang, kata dia, hanya sebatas melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan program di lapangan.

"Kami mendapatkan tugas mengawasi agar berjalan dengan baik. Keputusan menyetop hanya di pemerintah pusat," ujarnya.

Sementara itu, menanggapi viralnya narasi penghentian program MBG di Kota Malang, Kepala Biro Humas dan Hukum BGN Khairul Hidayati menyatakan bahwa hal tersebut tidaklah benar.

"Engga (Tidak berhenti.red)," jawabnya singkat, kepada Jawapos.com, Senin (8/9).

Program MBG, lanjut dia, saat ini masih berjalan di Kota Malang. Adapun narasi penghentian program MBG di Kota Bunga itu adalah berita lama yang kembali diramaikan.

"Itu berita lama deh," pungkasnya.

EDITOR: Dony Lesmana Eko Putra