← Beranda
Kapolri Ajak 5.499 Peserta Kemah Nasional Pramuka PUI Jadi Generasi Unggul
Dhimas GinanjarKamis, 3 September 2026 | 19.06 WIB
Kapolri Listyo Sigit Prabowo (dua dari kanan) saat menghadiri apel kebangsaan kemah nasional Pramuka PUI di Sukabumi, Kamis (3/9). (Mabes Polri)

JawaPos.com - Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo mengajak generasi muda memperkuat karakter, keterampilan, dan semangat pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara.

Pesan tersebut disampaikan saat Kapolri menghadiri Apel Kebangsaan Kemah Nasional Pramuka Persatuan Ummat Islam (PUI) 2026 di Selabintana Camping Ground, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Kamis (3/9/2026).

Kegiatan tersebut diikuti sekitar 5.499 peserta yang terdiri atas anggota Pramuka, pelajar, mahasiswa, pemuda PUI, guru, pengurus, serta tokoh PUI.

Dalam sambutannya, Kapolri menyampaikan apresiasi kepada PUI dan Gerakan Pramuka yang konsisten menjadi wadah pembinaan generasi muda.

Menurut Kapolri, pendidikan kepramukaan berperan penting dalam membentuk generasi yang berkarakter, disiplin, mandiri, terampil, peduli terhadap sesama, serta memiliki semangat pengabdian.

Kapolri menegaskan, Pramuka merupakan wadah strategis untuk mempersiapkan generasi penerus sekaligus calon pemimpin bangsa. "Nilai kedisiplinan, kepemimpinan, gotong royong, kemandirian, dan kepedulian sosial menjadi modal penting menghadapi berbagai tantangan ke depan," ujarnya.

Terlebih, Indonesia akan menghadapi momentum bonus demografi. Besarnya jumlah penduduk usia produktif dinilai dapat menjadi kekuatan bangsa apabila diiringi peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Peningkatan tersebut dilakukan melalui pendidikan, penguasaan keterampilan, pembentukan karakter, serta peningkatan daya saing.

Sejalan dengan hal tersebut, Kapolri menyampaikan bahwa pemerintah terus membuka dan memperluas kesempatan bagi generasi muda memperoleh pendidikan berkualitas melalui berbagai program.

Di antaranya Sekolah Rakyat, sekolah unggulan, sekolah transformasi, LPDP, serta berbagai program pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia lainnya.

Di tengah pesatnya perkembangan teknologi, Kapolri juga mengingatkan pelajar dan generasi muda agar bijak memanfaatkan teknologi dan media sosial.

Kemajuan teknologi harus digunakan untuk belajar, mengembangkan kreativitas, memperluas wawasan, serta menghasilkan karya yang bermanfaat.

Pada saat yang sama, generasi muda diminta menjauhi perilaku yang dapat merusak masa depan, seperti judi online, penyalahgunaan narkoba, tawuran, keterlibatan dalam geng, serta penyebaran konten maupun paham negatif melalui ruang digital.

Kapolri turut mengajak keluarga besar PUI mengambil bagian dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa dengan memperkuat nilai Islam wasathiyah.

Peserta Pramuka PUI mengalungkan kenang-kenangan ke Kapolri Listyo Sigit Prabowo saat menghadiri apel kebangsaan kemah nasional di Sukabumi, Kamis (3/9). (Mabes Polri)
Peserta Pramuka PUI mengalungkan kenang-kenangan ke Kapolri Listyo Sigit Prabowo saat menghadiri apel kebangsaan kemah nasional di Sukabumi, Kamis (3/9). (Mabes Polri)

"Komitmen terhadap Pancasila, Bhinneka Tunggal Ika, dan Negara Kesatuan Republik Indonesia juga harus terus dijaga. Semangat kebangsaan dan nilai keagamaan yang moderat dinilai menjadi fondasi penting dalam merawat keberagaman Indonesia," jelasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolri juga menyampaikan dukungan terhadap usulan pemberian gelar Pahlawan Nasional kepada tokoh pendiri PUI sebagai bentuk penghargaan atas perjuangan, pengabdian, dan kontribusinya bagi bangsa dan negara.

Selain membentuk karakter, Kapolri berharap gerakan Pramuka semakin hadir dan memberikan manfaat nyata di tengah masyarakat.

Anggota Pramuka didorong aktif dalam pelayanan sosial, penanggulangan bencana, membantu pengamanan berbagai kegiatan masyarakat, menjaga kebersihan, serta melestarikan lingkungan.

“Semangat Pramuka harus diwujudkan melalui tindakan nyata. Jadilah generasi yang tidak hanya memiliki cita-cita besar, tetapi juga peduli terhadap sesama, siap membantu masyarakat, serta mampu memberikan manfaat bagi lingkungan di sekitarnya,” pesan Kapolri.

Kapolri menegaskan Polri siap menjadi sahabat generasi muda dalam mengembangkan potensi dan meraih cita-cita.

Sinergi antara Polri, PUI, Gerakan Pramuka, dunia pendidikan, serta seluruh elemen masyarakat diharapkan semakin kuat dalam mempersiapkan generasi muda yang unggul dan berkarakter.

“Adik-adik yang hari ini berdiri sebagai anggota Pramuka adalah generasi penerus dan calon pemimpin Indonesia di masa depan. Teruslah belajar, berlatih, berkarya, dan memberikan manfaat bagi masyarakat. Persiapkan diri sebaik-baiknya untuk membawa Indonesia menjadi bangsa yang semakin maju dan berdaya saing,” tutup Kapolri.

Apel Kebangsaan Kemah Nasional Pramuka PUI 2026 dilaksanakan Kamis, 3 September 2026, di Selabintana Camping Ground, Kabupaten Sukabumi.

Rangkaian kegiatan tersebut antara lain pengucapan Intisab PUI, sambutan pimpinan PUI, sambutan Kapolri, serta doa bersama.

EDITOR: Dhimas Ginanjar