JawaPos.com - Tiga program kerja prioritas di pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka mendapat respons positif menurut hasil survei.
Hasil positif itu dipotret berdasarkan hasil survei terbaru Media Survei Nasional (Median). Direktur eksekutif Median Rico Marbun mengatakan, dari sejumlah program pemerintah yang ditanyakan kepada responden, MBG menempati posisi pertama dengan persentase 38,4 persen.
“Posisi berikutnya adalah Sekolah Rakyat sebesar 15,7 persen dan Bansos atau BLT sebesar 6,3 persen,” kata Rico Marbun dalam pemaparan hasil survei Median di Jakarta, Senin (31/8)
Rico menyebut, berdasarkan hasil survei bahwa MBG memperoleh angka lebih dari dua kali lipat dibandingkan program yang berada di posisi kedua. Sebanyak 38,4 persen responden menyebut MBG sebagai program pemerintah yang paling mereka sukai.
Baca Juga: BGN Pastikan 97 Persen Anggaran Rp 240 Triliun pada 2027 Dialokasikan untuk MBG
“Program MBG merupakan salah satu program utama pemerintahan Prabowo-Gibran dan menjadi program yang paling banyak muncul dalam jawaban responden ketika diminta menyebut program pemerintah yang mereka sukai,” katanya.
Di posisi kedua terdapat program Sekolah Rakyat yang disebut 15,7 persen responden. Sekolah Rakyat merupakan program pemerintah yang juga masuk dalam tiga besar jawaban responden dalam survei Median mengenai program pemerintah yang paling disukai.
“Sementara itu, bantuan sosial (bansos) dan Bantuan Langsung Tunai (BLT) menempati posisi ketiga dengan persentase 6,3 persen.” katanya.
Dalam survei dengan metode jawaban terbuka (open-ended) tersebut, responden menyebutkan berbagai program lain meski dengan persentase yang lebih kecil.
Berikut adalah sebaran lengkap preferensi publik terhadap program Prabowo-Gibran:
- Cetak Sawah: 3,3%
- Pemberantasan Korupsi: 2,6%
- Koperasi Merah Putih: 2,5%
- Biodiesel B50: 1,8%
- Bantuan Pertanian: 1,3%
- Cek Kesehatan Gratis: 1,3%
- Memajukan Ekonomi Indonesia: 0,8% Rumah Subsidi/Rehab Rumah: 0,7%
- Bantuan Pendidikan: 0,7% Pembangunan Infrastruktur: 0,7%
- Magang Hub: 0,7%
- BPJS Gratis: 0,7% Beasiswa: 0,5%
Selain itu, subsidi BBM, pupuk murah, Astacita Membangun Desa, 19 juta lapangan pekerjaan masing-masing mendapat 0,3%.
Untuk PIP, kesejahteraan guru, kenaikan gaji hakim, IKN, Hilirisasi, diplomasi luar negeri, dan Danantara masing-masing 0,2%.
Sementara itu, sebanyak 19,6% responden menjawab "Tidak Tahu/Tidak Jawab".
Survei Median dilakukan secara tatap muka (face-to-face interview) pada 21 Juli–2 Agustus 2026. Populasi survei adalah seluruh warga negara Indonesia yang memiliki hak pilih.
Target sampel dalam survei ini sebanyak 1.212 responden, dengan margin of error (MoE) ±2,76 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.
Sampel dipilih secara random menggunakan metode multistage random sampling. Distribusi sampel dilakukan secara proporsional berdasarkan populasi provinsi dan gender. Untuk memastikan kualitas data, survei juga melakukan quality control terhadap 20 persen sampel yang ada.
Baca Juga: Menkeu Purbaya Jelaskan Alasan Anggaran MBG Masih Pakai Dana Pendidikan di RAPBN 2027
Median menyatakan bahwa hasil survei ini menggambarkan dinamika politik yang terjadi selama masa pengambilan data, yakni pada periode 21 Juli hingga 2 Agustus 2026.