← Beranda
Tangani Kepungan Api Karhutla, Pemerintah Datangkan 3 Batalyon Pasukan dari Luar Kalimantan
Syahrul YunizarSabtu, 22 Agustus 2026 | 23.03 WIB
Presiden Prabowo Subianto meninjau lokasi karhutla di Kalimantan Barat pada Sabtu (22/8). (YouTube Setpres)

JawaPos.com - Kepungan api kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan mendorong pemerintah melakukan langkah cepat. Termasuk mendatangkan 3 batalyon pasukan dari luar Pulau Borneo. 

Melalui keterangan yang disampaikan melalui akun media sosial Sekretariat Kabinet hari ini (22/8), disampaikan bahwa Presiden Prabowo Subianto memutuskan sejumlah langkah strategis dalam rapat di Kalimantan. 

”Dalam rapat tersebut, Presiden Prabowo menerima laporan terkini mengenai situasi karhutla serta menegaskan pentingnya penanganan yang cepat, terkoordinasi, dan langsung di lapangan,” tulis akun tersebut. 

Baca Juga: Ramalan Keuangan Zodiak Virgo Sabtu, 22 Agustus 2026: Hindari Keputusan Finansial Berisiko

Tidak hanya itu, Prabowo menekankan agar pemerintah daerah (pemda) tegas dalam menerapkan aturan. Pemda juga harus memperkuat langkah-langkah pencegahan agar kebakaran hutan dan lahan tidak terus berulang.

Beberapa langkah yang disiapkan adalah penambahan 3 batalyon TNI atau sekitar 1.500 personel dari luar Kalimantan yang akan didatangkan mulai hari ini sampai Minggu pagi (23/8).

Kemudian menggunakan personel aparat di darat untuk memadamkan titik-titik api, penambahan 6 helikopter besar water bombing yang dijadwalkan tiba sore hari nanti untuk memperkuat upaya pemadaman api, serta memperbanyak Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) untuk mendukung penanganan karhutla. 

Selain itu, pemerintah juga berniat memperbanyak dan menambah pompa dan bor air, khususnya pada lahan-lahan gambut. Tujuannya untuk meredam titik panas bawah tanah.

Baca Juga: Ramalan Kesehatan Zodiak Libra Sabtu, 22 Agustus 2026: Jaga Pola Makan dan Pikiran Tetap Tenang

”Selanjutnya, Presiden Prabowo bergerak menuju Desa Limbung, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, untuk melihat secara langsung kondisi lahan yang masih terbakar,” lanjut akun tersebut. 

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto menunjuk pejabat tinggi TNI dan Polri. Mulai panglima TNI, kapolri, wakil panglima (wapang) TNI, hingga kepala staf TNI AD dan TNI AL dapat tugas penanganan karhutla di Kalimantan. 

”Presiden Prabowo telah menginstruksikan para pejabat utama TNI dan Polri untuk turun langsung bersama pemerintah daerah dan masyarakat setempat menangani karhutla di 4 provinsi terdampak di Kalimantan,” ungkap Sekretaris Kabinet Letkol Infanteri Teddy Indra Wijaya.

 

Di Kalimantan Barat (Kalbar), Presiden Prabowo menugaskan Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto dan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo. Untuk Kalimantan Tengah (Kalteng) penanganan karhutla dipimpin oleh Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak dan Wakapolri Komjen Pol Dedi Prasetyo.

Khusus di Kalimantan Selatan (Kalsel), kepala negara memerintahkan Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali dan Astamaops Kapolri Komjen Pol M. Fadil Imran. Sedangkan di Kalimantan Timur (Kaltim), Wakil Panglima TNI Jenderal TNI Tandyo Budi Revita dan Komandan Korps Brimob Polri Komjen Ramdani Hidayat mendapat tugas untuk turun langsung ke lapangan.

”Pembagian tugas dilakukan untuk memastikan penanganan di lapangan berjalan lebih cepat, terpadu dan serentak,” ucap Teddy.

EDITOR: Bintang Pradewo